Krisis chip global kedua datang, kali ini dipicu AI yang boros DRAM. Harga melonjak 450%, produsen mobil seperti Ford, GM, dan VW bersiap dengan biaya lebih tinggi.
Krisis chip global kembali melanda industri otomotif. Kali ini penyebabnya bukan pandemi, melainkan booming kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan AI berebut membangun pusat data, menghabiskan pasokan chip memori DRAM dalam jumlah besar. Akibatnya, harga DRAM melonjak drastis.
>>> Volvo Kembali ke Pasar Wagon Listrik dengan Platform SPA3 dan Pengisian 800V pada 2028
Laporan konsultan Kearney mencatat kenaikan harga spot DRAM sekitar 450 persen antara September 2025 dan Januari 2026. Produsen mobil mulai merasakan dampaknya.
Produsen Mobil Bereaksi
Ford dan General Motors telah menaikkan perkiraan pengadaan bahan baku 2026 hingga beberapa ratus juta dolar. Biaya chip memori terus meningkat.
Juru bicara Volkswagen mengatakan rantai pasokan chip memori masih utuh. Mereka telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi masalah pada kategori semikonduktor tertentu.
>>> Pemilik VW Jetta Klaim Update OTA Gratis Berujung Tagihan Rp 25 Juta
Joachim Kahmann dari Stellantis, Senior Vice President Global Purchasing for Electronics, menyebut perusahaannya merencanakan pengadaan lebih besar untuk 2026 dan 2027.
Namun, produksi belum disesuaikan karena kelangkaan.
Kahmann memperkirakan gangguan bersifat sementara dan kondisi pasar bisa membaik pada 2028. Renault juga optimistis industri akan beradaptasi melalui investasi dan perluasan kapasitas.
BMW tidak membeli chip memori secara langsung, melainkan mengandalkan perjanjian jangka panjang dengan pemasok. Mereka belum melihat tanda-tanda kekurangan pasokan dan produksi tetap normal.
>>> 10 Model BMW Bekas yang Layak Dibeli
Meski produsen mobil menunjukkan wajah tenang, risiko gangguan signifikan masih ada.
Menurut ZVEI, permintaan dari pusat data AI dan waktu yang dibutuhkan untuk memperluas kapasitas produksi semikonduktor membuat tekanan harga sulit mereda dalam waktu dekat.
Hampir 90 persen pasokan DRAM global dikuasai oleh Samsung, Micron, dan SK Hynix. Ketiganya belum secara signifikan meningkatkan produksi.
>>> 8 Cruiser Bikes Lebih Bertenaga dari Harley-Davidson Low Rider S 2026
Saat ini, mereka bisa menjual chip ke penawar tertinggi, yang sering kali adalah perusahaan AI.
