Cadillac dikabarkan akan menggunakan platform Xiao Yao buatan China untuk Optiq generasi berikutnya. Platform ini sudah dipakai Buick Electra E7 dan laris di pasar China.
Powertrain Electra E7 yang paling cocok untuk AS menggabungkan mesin bensin 1.5 liter turbo bertenaga 154 hp dan motor listrik 221 hp, dengan jangkauan listrik nyaris 100 mil.
China Memimpin Pengembangan Mobil
Selama beberapa dekade, China lebih berperan sebagai basis manufaktur untuk produk yang dirancang di tempat lain.
>>> 2026 Honda Gold Wing Tour: Motor Touring yang Dibuat untuk Bertahan dan Bepergian
Namun kini, produsen mobil besar mulai beralih ke tim teknik China untuk menciptakan kendaraan dan teknologi yang bisa diekspor ke seluruh dunia.
Arsitektur Xiao Yao mendukung teknologi yang belum tersedia di platform listrik buatan AS, termasuk sistem kelistrikan 900 volt dan kemampuan pengisian daya ultra-cepat.
Rencana Optiq ini merupakan bagian dari tren industri yang lebih luas, di mana Volkswagen, Renault, Hyundai, dan lainnya memberikan otonomi lebih besar ke pusat teknik China demi siklus pengembangan yang lebih cepat dan teknologi EV yang lebih kuat.
Berkat keahlian China, misalnya, Renault berhasil mengembangkan Twingo baru dalam waktu kurang dari dua tahun—setengah dari waktu yang biasanya dibutuhkan merek Eropa.
>>> 10 Motor Honda yang Diam-diam Menjadi Legenda
Namun, pengemudi Eropa yang menikmati hasilnya, karena Twingo tidak dijual di China.
