Mercedes-Benz dikabarkan menghentikan produksi Electric CLA L di China melalui joint venture dengan BAIC Motor setelah penjualan anjlok. Pada Juni, tidak ada satu unit pun terjual.
Mercedes-Benz dilaporkan menghentikan produksi Electric CLA L di China melalui joint venture dengan BAIC Motor. Langkah ini diduga akibat penjualan yang sangat buruk.
Menurut laporan dari MBPassion, hanya 627 unit Electric CLA L yang terkirim ke pelanggan di China selama paruh pertama tahun ini.
>>> Teknologi Hybrid Generasi Kedua Hadir di New Xforce
Penjualan terendah terjadi pada Januari dengan 35 unit, lalu 21 unit pada Februari.
Angka sempat naik ke 358 unit pada Maret, namun turun drastis menjadi 52 unit pada April dan 161 unit pada Mei.
>>> Cadillac Konfirmasi Kembalinya XT6 Bertenaga Bensin Setelah EV Sepi Peminat
Pada Juni, tidak ada satu pun mobil yang terjual, meskipun angka ini belum dikonfirmasi secara independen.
Mercedes-Benz belum memberikan komentar resmi. Belum jelas berapa lama produksi dihentikan atau apakah Mercedes akan sepenuhnya mundur dari model ini.
Spesifikasi Electric CLA L
Electric CLA L menggunakan baterai 89 kWh dan diklaim memiliki jarak tempuh hingga 538 mil (866 km) berdasarkan standar CLTC.
>>> Triumph Bonneville Bobber 2026: Karakter Lebih Penting dari Tenaga
Mobil ini mendukung pengisian cepat DC hingga 325 kW, yang dapat menambah jarak 230 mil (370 km) dalam 10 menit.
Meski efisien, persaingan di China sangat ketat.
>>> Lamborghini Revuelto Impavido Edisi Khusus Jepang, Terinspirasi Samurai
BYD, misalnya, telah meluncurkan jaringan pengisian Flash Charging 1.500 kW yang dapat mengisi baterai dari 10 hingga 97 persen dalam sembilan menit.
