Pemilik Mercedes G550 menghabiskan Rp 3,6 M untuk modifikasi, namun mobil hanya laku Rp 2,6 M di lelang. Bodykit dan velg dari Alibaba jadi penyebab.
Seorang pemilik Mercedes-Benz G550 baru mengalami kerugian besar setelah menjual mobilnya di lelang.
Meski telah menghabiskan puluhan ribu dolar untuk modifikasi, harga jualnya justru jatuh di bawah harga asli.
>>> Harley-Davidson Sprint $6.000: Motor Penting dalam Beberapa Dekade
Mobil yang terdaftar di Cars & Bids ini memiliki harga awal US$172.355 (sekitar Rp 2,8 miliar).
Pemilik kemudian menambahkan modifikasi senilai sekitar US$50.000 (Rp 815 juta), sehingga total investasi mencapai lebih dari US$222.000 (Rp 3,6 miliar).
Bodykit dan Velg dari Alibaba
Bagian eksterior yang paling menonjol adalah bodykit bergaya Carlex Design.
>>> Toyota Avalon: Sedan Flagship dengan DNA Lexus ES, Harga Setengahnya
Namun, kit tersebut bukan buatan Carlex asal Polandia, melainkan tiruan yang dipesan dari Alibaba seharga US$18.300.
Velg 22 inci juga dibeli dari platform yang sama seharga US$5.000. Meskipun bukan asli, tampilan kit ini dinilai cukup menarik dengan skema dua warna silver-hitam satin.
>>> Mercedes-AMG E 53 Wagon: Alternatif Lebih Terjangkau dari RS6 Avant dan M5 Touring
Interior juga dirombak dengan jok, panel pintu, dan setir yang dilapisi kulit merah-hitam baru. Sayangnya, kombinasi warna ini dinilai terlalu mencolok bagi sebagian besar pembeli.
Bahkan dengan jarak tempuh hanya 79 mil (127 km), tawaran tertinggi hanya mencapai US$160.000 (Rp 2,6 miliar).
Angka tersebut jauh di bawah harga asli mobil, apalagi setelah biaya modifikasi.
>>> Harga Motor Baru 2026 Makin Mahal, Mengapa Motor Bekas Jadi Pilihan Lebih Bijak
Kisah ini menjadi pelajaran berharga bahwa modifikasi ekstensif jarang meningkatkan nilai jual kembali. Sebagian besar pembeli lebih menginginkan G-Wagon dalam kondisi standar pabrik.
