Stellantis menarik 641 unit Jeep Wrangler dan Gladiator karena velg baja bisa retak dan lepas tanpa peringatan. Pemilik diminta tidak mengemudi dan parkir di luar.
Stellantis menarik 641 unit Jeep Wrangler dan Gladiator karena velg baja yang mungkin retak dan terlepas tanpa peringatan.
Pemilik kendaraan yang terdampak diminta untuk tidak mengemudikan mobil mereka.
>>> Harley Tourer untuk Pengendara Jarak Jauh yang Sering Bepergian
Masalah ini memengaruhi Wrangler dan Gladiator yang diproduksi antara 10 November hingga 16 November 2025. Kendaraan tersebut dilengkapi velg baja tertentu yang dipasok oleh Maxion Wheels.
Menurut dokumen yang diajukan ke NHTSA, velg tersebut mungkin diproduksi dengan kondisi dinding yang terlalu tipis.
Jika velg retak dan akhirnya terlepas, pengemudi bisa kehilangan kendali kendaraan secara tiba-tiba, meningkatkan risiko kecelakaan.
>>> Subaru Forester: SUV Serbaguna yang Diam-diam Unggul di Segala Aspek
FCA menyatakan tidak ada tanda peringatan bahwa velg akan gagal.
Hingga 24 Juni 2026, perusahaan belum menerima laporan klaim garansi, bantuan pelanggan, laporan lapangan, kecelakaan, atau cedera terkait cacat ini di pasar mana pun.
Langkah Recall dan Perbaikan
Meski begitu, Komite Regulasi Kendaraan FCA pada 9 Juli 2026 memutuskan bahwa kondisi ini merupakan cacat keselamatan yang memerlukan recall.
>>> Galeri Foto Interior dan Eksterior Nissan Z 2027
Perbaikannya cukup sederhana: dealer akan memeriksa velg baja dan menggantinya jika perlu.
Menariknya, FCA juga akan mengganti batang katup sebagai bagian dari perbaikan. Pemilik kendaraan yang terdampak disarankan untuk tidak mengemudi dan memarkir kendaraan di luar ruangan.
Dealer akan diberi tahu mulai 23 Juli 2026, sementara surat pemberitahuan kepada pemilik dijadwalkan mulai dikirim pada 4 September 2026.
>>> Konsep Cadillac Elegante 1955 Berlapis Emas Siap Dilelang
Nomor VIN yang terdampak dapat dicari di basis data recall NHTSA mulai 23 Juli.
