IEE Series — Engineering Week 2026 (9–12 September, JIExpo Kemayoran) mengangkat keberlanjutan dari diskusi menjadi praktik nyata: data terukur, efisiensi alat berat, elektrifikasi tambang, hingga penyesuaian teknologi dengan kesiapan infrastruktur masing-masing lokasi. Hadirkan 206 pemimpin pemikiran & 8 sektor industri dalam satu ekosistem.
Otomotif1.com, JAKARTA, 10 September 2026 | — Pembicaraan tentang keberlanjutan di dunia industri yang setiap hari mengandalkan alat berat, energi besar, dan sumber daya alam kini telah bergeser. Tak lagi sekadar membicarakan lingkungan keberlanjutan kini menyatu dengan cara perusahaan menjaga produktivitas, menggunakan sumber daya secara hemat, mengelola aset, serta menciptakan nilai yang mampu bertahan jangka panjang.
Inilah inti tema “Sustainability for Industrial Transformation” yang diusung IEE Series — Engineering Week 2026, berlangsung 9–12 September di JIExpo Kemayoran.

Dengan 6 panggung hibrida, 26 sesi seminar yang diisi 206 tokoh pemikir, serta didukung 49 asosiasi dan mitra, gelaran ini bukan sekadar pameran melainkan wadah di mana gagasan berubah menjadi praktik nyata di lapangan.
Keberlanjutan Harus Dapat Diukur, Bukan Hanya Dinyatakan
Di panggung GPN JIExpo, Mining Sustainability Forum bertajuk “Accelerating Performance and Sustainable Value Creation” membuktikan bahwa keberlanjutan tak selalu menuntut biaya tambahan justru sebaliknya, teknologi dan pendekatan yang tepat dapat menaikkan efisiensi sekaligus daya saing.
Forum ini diselenggarakan oleh CBQA Global, penyedia jasa penjaminan, sertifikasi, audit, pelatihan, dan solusi keberlanjutan yang membantu organisasi meningkatkan kinerja serta memastikan standar diterapkan secara terukur.
William CD Manurung, Head of Sustainability CBQA Global, menegaskan bahwa tantangan kini bukan menetapkan target, melainkan memastikan hasilnya dapat dibuktikan dengan data yang kredibel dan diverifikasi secara mandiri.
