Harley-Davidson menaikkan proyeksi penjualan ritel tahun penuh setelah penjualan Q2 di Amerika Utara naik 3%. Persediaan dealer turun 17%, menandakan permintaan kuat.
Harley-Davidson mengumumkan kenaikan proyeksi penjualan ritel untuk tahun penuh 2026 setelah mencatat pertumbuhan penjualan kuartal kedua di Amerika Utara.
Penjualan ritel di kawasan tersebut naik 3% pada Q2 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Perseroan juga melaporkan penurunan persediaan dealer sebesar 17%, yang menandakan permintaan yang lebih kuat dan manajemen stok yang lebih ketat.
Kenaikan panduan ini menunjukkan optimisme Harley-Davidson terhadap prospek pasar sepeda motor besar di Amerika Utara.
Langkah ini diambil di tengah upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya di segmen motor touring dan cruiser.
Dengan inventaris yang lebih rendah, konsumen mungkin menghadapi pilihan yang lebih terbatas di dealer, namun hal ini juga bisa menjaga harga jual tetap stabil.
Harley-Davidson terus fokus pada model-model unggulan seperti CVO Road Glide ST untuk menarik minat pembeli.
