Yamaha Ténéré 700 masih unggul, namun Suzuki V-Strom 800DE hadir dengan kemampuan jalan raya lebih baik, elektronik standar, dan kemampuan off-road yang mengejutkan.
Yamaha Ténéré 700 masih memimpin kelas adventure middleweight, namun Suzuki V-Strom 800DE mulai menarik perhatian para penggemar.
Motor ini menawarkan kemampuan jalan raya yang lebih kuat, perlengkapan elektronik standar, dan kemampuan off-road yang mengejutkan.
Perbandingan Suzuki V-Strom 800DE dan Yamaha Ténéré 700
V-Strom 800DE dibekali mesin 776cc parallel-twin yang menghasilkan tenaga lebih besar dibanding Ténéré 700.
Selain itu, Suzuki menyematkan fitur elektronik seperti traction control, ABS cornering, dan mode berkendara yang dapat disesuaikan.
Di sektor suspensi, V-Strom 800DE menggunakan upside-down fork depan dan monoshock belakang yang bisa diatur preload.
Langkah suspensi yang panjang membuatnya nyaman di medan off-road ringan hingga sedang.
Sementara itu, Ténéré 700 dikenal dengan bobot ringan dan handling lincah di jalur off-road ekstrem.
Namun, untuk penggunaan harian di jalan aspal, V-Strom 800DE terasa lebih halus dan stabil.
Keduanya sama-sama tangguh, namun pilihan tergantung pada kebutuhan pengendara.
Jika Anda lebih sering melibas jalan raya dan sesekali off-road, V-Strom 800DE adalah pilihan tepat.
Namun, jika prioritas utama adalah petualangan off-road berat, Ténéré 700 masih menjadi raja.
