otomotif1.com

Lexus IS 500: V-8 Bertenaga dengan Keandalan Jepang

Lexus IS 500: V-8 Bertenaga dengan Keandalan Jepang

Lexus IS 500 hadir sebagai sedan sport V-8 terakhir yang menggabungkan performa tinggi dengan keandalan legendaris Jepang, menjadi alternatif menarik dibandingkan rival Jerman.

Ukuran teks

Pasar sedan sport modern semakin sempit, dengan hanya sedikit pilihan yang tersisa.

Merek Jerman seperti Audi S4 dan BMW M340i menawarkan performa dan teknologi mumpuni, namun biaya kepemilikan jangka panjang seringkali tinggi.

>>> Royal Enfield Super Meteor 650: Cruiser Terbaik untuk Pengendara Pemula yang Ingin Lebih

Di sisi lain, sedan sport Jepang mengutamakan keandalan, tetapi kerap mengorbankan sensasi berkendara.

Namun, ada satu model yang menjadi pengecualian: Lexus IS 500.

Mobil ini menggabungkan mesin V-8 bertenaga, penggerak roda belakang, dan ketahanan khas Lexus, menjadikannya pilihan langka di segmennya.

in2

Perbandingan dengan Audi S4

Audi S4 memang unggul dalam hal penyempurnaan, torsi turbo, all-wheel drive, dan interior premium. Namun, mesin 3.0-liter V-6 turbo EA839 buatannya memiliki beberapa kelemahan.

Masalah umum termasuk pompa air, saluran turbo, dan kegagalan sistem pendingin yang bisa memakan biaya perbaikan antara $1.400 hingga $6.000.

Sebaliknya, Lexus IS 500 mengusung mesin 5.0-liter V-8 2UR-GSE yang dikembangkan bersama Yamaha.

>>> Silvestri MN 40 Tributo: Supercar V12 Manual 888 HP Tanpa Paddle Shift

Mesin ini menghasilkan 472 tenaga kuda dan torsi 395 lb-ft, dengan putaran mesin hingga 7.300 rpm.

Teknologi canggih seperti kepala silinder desain Yamaha dengan katup intake titanium, injeksi ganda D-4S, dan VVT-i ganda membuatnya andal.

Dari segi performa, IS 500 mampu berakselerasi 0-60 mph dalam 4,3 detik, sedikit lebih cepat dari Audi S4 yang mencatat 4,4 detik.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua