otomotif1.com

Lotus Emira: Akhir Era Mobil Sport Bermesin Bensin Lotus

Lotus Emira: Akhir Era Mobil Sport Bermesin Bensin Lotus

Lotus Emira menjadi penutup era mesin bensin Lotus. Tawarkan dua pilihan mesin: V-6 supercharged manual atau turbo 4-silinder AMG DCT. Simak ulasan lengkapnya.

Ukuran teks

Lotus Emira hadir di momen penting sejarah otomotif.

Saat Lotus beralih ke masa depan listrik, Emira menutup buku lebih dari tujuh dekade mobil bensin murni yang dirancang untuk kenikmatan berkendara.

>>> Pabrik Mobil Jerman di China Sepi, Kapasitas Turun ke 46%

Sejauh ini, Emira akan menjadi mobil sport Lotus 'murni' terakhir. Hal itu membuatnya layak diperhatikan, tetapi daya tariknya lebih dalam dari sekadar nostalgia.

Pembeli dapat memilih antara mesin V-6 supercharged Toyota dengan transmisi manual atau mesin turbo empat silinder dari AMG dengan kopling ganda.

Dua pilihan ini memberi Emira dua kepribadian berbeda.

in2

Dua Mesin, Dua Kepribadian

Tidak seperti kebanyakan mobil sport modern, Emira tidak dibangun di sekitar satu filosofi mesin. Lotus merekayasa dua powertrain yang berbeda untuk menarik penggemar yang berbeda.

V-6 Supercharged Toyota: Jiwa Lotus Analog

Mesin 3.5 liter 2GR-FE dari Toyota bukanlah V-6 biasa. Ini adalah salah satu platform enam silinder paling dominan dan serbaguna yang pernah diproduksi.

Dengan supercharger, mesin ini memberikan performa mendebarkan tanpa mengorbankan durabilitas.

Untuk tahun 2026, Emira V-6 SE menghasilkan 400 tenaga kuda dan torsi 310 lb-ft, eksklusif dengan transmisi manual enam percepatan.

Transmisi otomatis enam percepatan yang sempat tersedia kini telah dihapus.

Mesin 2GR-FE menawarkan daya tarik emosional dengan suara yang menyenangkan di seluruh rentang putaran. Keandalan legendaris dari V-6 Toyota ini tetap menjadi kualitas terkuatnya.

Halaman 1 dari 4: 1 2 3 4

Update Terbaru

Lihat semua