Daihatsu memperbarui Move dan Move Canbus di Jepang dengan fitur keselamatan lebih canggih, kluster digital, dan opsi kustomisasi interior baru yang bisa dipadupadankan.
Fitur Keselamatan Ditingkatkan
Untuk tahun model baru, kedua kei van mendapatkan paket keselamatan aktif Smart Assist yang ditingkatkan.
Sistem ini kini bisa mendeteksi pengendara sepeda yang melintas, kendaraan dari arah depan saat belok kanan di persimpangan, dan pejalan kaki yang menyeberang saat belok kiri atau kanan.
Insinyur Daihatsu juga menyempurnakan Adaptive Cruise Control (ACC) dan Lane Keep Control (LKC) untuk respons yang lebih halus, jangkauan deteksi lebih luas, dan mengurangi goyangan kendaraan di jalur.
Ambang kecepatan maksimum untuk deteksi pejalan kaki dinaikkan dari 60 km/jam menjadi 80 km/jam.
>>> Xiaomi Skynomad N90 Max Mulai Muncul di Dealer Seluruh China
Fitur lain adalah Active Multi-Information Meter yang menggantikan dial analog, mengikuti jejak model Daihatsu Taft, Atrai, Hijet Cargo, dan Hijet Truck.
Tombol setir juga telah dikonfigurasi ulang agar lebih mudah digunakan.
Mesin Tetap Sama
Tidak ada perubahan pada mesin. Move Canbus masih menggunakan mesin bensin 660cc yang sudah dikenal.
Versi naturally aspirated menghasilkan 51 hp (38 kW), sementara versi turbocharged flagship menghasilkan 63 hp (47 kW). Tenaga disalurkan ke roda depan atau keempat (4WD) melalui transmisi CVT.
Daihatsu Move Canbus yang diperbarui sudah bisa dipesan di Jepang dengan harga antara ¥1.644.500 hingga ¥2.084.500 (sekitar $10.000-$12.700).
>>> Deepal S05 Versi Baru Hadir dengan LiDAR, Harga Mulai Rp 119,9 Juta
Sementara Move yang diperbarui dibanderol ¥1.369.500 hingga ¥2.073.500 ($8.400-$12.700) tergantung konfigurasi.
