Honda Grom mengubah rutinitas macet jadi seru. Dengan mesin 124cc, bobot ringan, dan konsumsi BBM 166,5 mpg, motor ini ideal untuk komuter perkotaan.
Tinggi jok 30 inci (76,2 cm) nyaman bagi sebagian besar pengendara. Kemampuan filter jalur (jika diizinkan) membuka rute alternatif yang tak terpikirkan sebelumnya.
Irit BBM, Biaya Operasional Minim
Honda mengklaim konsumsi BBM Grom mencapai 166,5 mpg (70,8 km/liter).
Dengan tangki 1,6 galon (6 liter), motor ini bisa menempuh lebih dari 250 mil (402 km) per pengisian.
Biaya operasional hampir tidak terasa. Honda memberikan garansi terbatas satu tahun yang dapat ditransfer dan tanpa batas jarak tempuh.
Uang yang dihemat dari BBM bisa dialokasikan untuk aksesori. Honda menyediakan under-cowl, handguard, windscreen, dan tas yang mudah dipasang.
Kustomisasi Mudah, Komunitas Kuat
Bodywork Grom terdiri dari fairing yang dapat diganti. Mengubah skema warna atau menambahkan aksesori hanya perlu baut.
>>> Ford Thunderbird 2002 dengan 15 Mil Ditawarkan Setengah Harga Baru
Tiga varian trim dengan warna dan finishing berbeda membuat setiap Grom terasa personal. Hal ini mendorong pengendara untuk lebih sering menggunakan motornya.
Perbandingan dengan Kompetitor
CFMoto Papio SS ($3.299) lebih murah $300 dengan mesin 126cc, 9,4 hp, transmisi enam percepatan, ABS, dan kontrol traksi.
Tampilannya juga keren.
Kawasaki Z125 Pro ($3.799) memiliki bobot serupa (224,8 pon) tetapi hanya transmisi empat percepatan dan tinggi jok 31,7 inci.
Secara spesifikasi, Grom unggul.
Honda Monkey 125 menggunakan mesin dan transmisi yang sama dengan Grom, tetapi bergaya retro dan lebih mahal $800.
>>> CEO Mercedes-Benz Berkomitmen Lindungi Bisnis AS di Tengah Ancaman Tarif
Meski ada alternatif, Grom tetap menjadi tolok ukur segmen mini moto. Motor ini mengubah perjalanan membosankan menjadi pengalaman yang selalu dinanti.
