otomotif1.com

Sengketa BYD Blade Battery 2.0 Memanas, Blogger Klaim Dilaporkan ke Polisi

Sengketa BYD Blade Battery 2.0 Memanas, Blogger Klaim Dilaporkan ke Polisi
Cai Shen Dao commissioned an accredited Blade Battery temperature retest.

Blogger Cai Shen Dao mengaku dilaporkan BYD ke polisi terkait tes baterai Blade 2.0. Sebelumnya akunnya dibatasi regulasi.

Ukuran teks

>>> Triumph Speed Triple 1200 RX: Motor Mahal yang Sepadan dengan Harganya

Prosesnya memakan waktu sekitar delapan jam untuk memotong, menggiling, dan membongkar secara mekanis.

Hasil pengamatan tim menyebutkan paket baterai berisi 170 sel yang terhubung seri.

Paket itu menggunakan struktur penguat seperti kisi dan pendinginan refrigeran langsung, berbobot sekitar 572 kg, dan efisiensi integrasi paket diperkirakan 73,6%.

Karena proses pembongkaran merusak perekat struktural, antarmuka pendingin, dan isolasi pelindung, baterai yang dibongkar tidak lagi mewakili kondisi operasi pabrik yang tersegel.

Setelah akun media sosialnya dibatasi, Cai menugaskan Institut Penelitian Guolian, yang juga dikenal sebagai Pusat Inovasi Baterai Daya Nasional China, untuk mengulang eksperimen pengisian dalam kondisi laboratorium.

in2

Institut menguji Fangchengbao Tai 3 AWD dengan baterai LFP 78,72 kWh.

Pengisian dari 7% hingga 97% selesai dalam 8 menit 32 detik, dengan arus puncak sekitar 1.200 A.

>>> Toyota Camry Hybrid 2025: Mobil Hybrid Jepang dengan Jarak Tempuh Hampir 700 Mil

Laboratorium melaporkan suhu permukaan sel lokal puncak 78,5 derajat Celsius. BMS mencatat sekitar 70,5 derajat Celsius pada waktu yang sama, sehingga selisihnya sekitar 8 derajat Celsius.

Pengukuran laboratorium menggunakan probe yang dipasang pada permukaan sel yang terbuka, bukan melalui struktur paket baterai produksi asli.

Hasilnya mencerminkan suhu permukaan lokal dalam kondisi uji yang dimodifikasi.

Halaman 2 dari 3: 1 2 3

Update Terbaru

Lihat semua