otomotif1.com

Lotus Eletre AS Tak Lagi Masuk Akal, Tarif Impor Jadi Biang Kerok

Lotus Eletre AS Tak Lagi Masuk Akal, Tarif Impor Jadi Biang Kerok
Lotus Eletre SUV listrik

Lotus mengakui SUV listrik Eletre seharga Rp3,6 miliar tak lagi masuk akal dijual di AS. Tarif impor yang melonjak hingga 150 persen membuat model ini tidak punya celah bisnis.

Ukuran teks

Lotus secara terbuka mengakui bahwa SUV listrik Eletre tidak lagi masuk akal untuk dijual di pasar Amerika Serikat.

Kendaraan yang semula diposisikan sebagai performa dengan harga kompetitif itu harus menelan pil pahit akibat tarif impor yang membengkak.

>>> Kia Niro Hybrid 2026: SUV Hemat yang Menjawab Stres Komuter

Hanya segelintir unit Eletre yang berhasil terjual di AS pada tahun lalu.

Padahal, varian Eletre Carbon yang sepenuhnya listrik dibanderol mulai dari angka fantastis, yaitu 232.900 dolar AS atau sekitar Rp3,6 miliar.

Tarif Impor Menggerus Rencana Bisnis

Lotus sebenarnya punya ambisi besar untuk menjual Eletre di Amerika Serikat.

in2

SUV ini direncanakan hadir dengan harga mulai 107.000 dolar AS, angka yang terbilang wajar jika dibandingkan dengan performa dan teknologi yang ditawarkan.

Namun, rencana itu kandas.

Beberapa bulan setelah Lotus mengumumkan niatnya, pemerintahan Biden menaikkan tarif untuk mobil listrik buatan China dari 25 persen menjadi 100 persen.

>>> Bagong Tambah Puluhan Bus Hino di GIIAS

Lotus pun terpaksa mengubah strategi.

Mereka hanya mengimpor sejumlah kecil model dengan spesifikasi tinggi yang berbasis pada Eletre R, yang awalnya akan dibanderol mulai 145.000 dolar AS.

Model baru ini dikenal sebagai Eletre Carbon dengan harga selangit, 232.900 dolar AS.

Presiden dan CEO Lotus Americas, Massimiliano Trantini, mengungkapkan bahwa setelah alokasi Eletre Carbon untuk 2025 habis terjual, tidak ada lagi unit yang diimpor ke AS.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua