Freelander yang dihidupkan kembali sebagai merek patungan China menargetkan penjualan 300.000 unit per tahun, dengan setengahnya dari pasar luar negeri.
Freelander kembali hadir sebagai merek patungan yang diproduksi di China. Merek ini langsung menargetkan penjualan tahunan sebesar 150.000 unit di pasar global.
SUV yang dihidupkan kembali ini mengejar target penjualan 300.000 unit per tahun dalam lima tahun. Setengah dari angka tersebut diharapkan berasal dari pasar luar negeri.
>>> Mercedes-Benz Serahkan Unit Baru di GIIAS 2026
Rencana Ekspansi Global
Chery Jaguar Land Rover (CJLR), perusahaan patungan di balik Freelander, berencana meluncurkan enam model baru dalam lima tahun ke depan.
Model-model tersebut akan mencakup kendaraan listrik murni, plug-in hybrid, dan range extender.
>>> Hino Siapkan SDM Unggul Dukung Industri Transportasi
Produksi Freelander 8 telah dimulai pada 30 Juli di pabrik CJLR di Changshu. Perusahaan menargetkan penjualan bulanan awal sebanyak 5.000 hingga 8.000 unit.
CEO Wen Fei mengatakan bahwa Freelander akan memproduksi versi left-hand drive untuk China, left-hand drive global, model spesifikasi Eropa, dan versi right-hand drive.
>>> Daihatsu Hadirkan Kemudahan & Promo GIIAS 2026
Freelander juga dapat membuat keputusan secara independen tanpa persetujuan dari Chery atau Jaguar Land Rover.
Freelander 8 dibekali baterai CATL 60,33 kWh dan mesin turbo 1,5 liter sebagai range extender.
>>> Leapmotor Siap Luncurkan Model Internasional A05, Menyusul Kesuksesan A10
SUV ini juga dilengkapi suspensi udara dual-chamber, kunci diferensial mekanis depan, diferensial virtual tengah, dan diferensial slip terbatas di belakang.
