UL Fire Safety Research Institute membakar 18 EV dalam uji terkontrol. Temuan: kebakaran EV setara mobil bensin, air efektif, selimut berisiko ledakan.
UL Fire Safety Research Institute baru saja merilis hasil studi yang membakar 18 kendaraan listrik (EV) dalam uji terkontrol.
Studi ini mengungkap sejumlah temuan penting terkait keamanan baterai.
>>> SRT eBoost Air Hapus Turbo Lag pada Mesin Hurricane I6
Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan kebakaran EV sebanding dengan mobil berbahan bakar bensin. Ini menjadi informasi penting bagi masyarakat dan petugas pemadam kebakaran.
>>> Motor Sport Ringan yang Membantu Pengendara Menjadi Lebih Cepat
Temuan Utama Studi
Air masih menjadi metode yang efektif untuk memadamkan kebakaran baterai EV. Namun, penggunaan selimut pemadam justru membawa risiko ledakan.
Para peneliti menekankan pentingnya pemahaman yang benar tentang cara menangani kebakaran EV. Hal ini untuk menghindari tindakan yang justru memperburuk situasi.
>>> Polisi Menyamar Jadi Semak, 74 Pengemudi Kena Tilang dalam 6 Jam
Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan prosedur keselamatan. Baik untuk pemilik kendaraan maupun tim tanggap darurat.
>>> 2027 Mercedes-AMG GT 53 4-Door Coupe: Tenaga 536 HP dan Jarak Tempuh 800 Km
Dengan meningkatnya adopsi EV, pengetahuan tentang karakteristik kebakarannya menjadi krusial. Temuan ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko dan meningkatkan keselamatan.
