BAIC memperkenalkan Arcfox Beta T1 versi ganti baterai dengan model BaaS, baterai LFP dari CATL, dan harga lebih kompetitif.
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China mengungkapkan varian baru Arcfox Beta T1 yang mendukung sistem ganti baterai.
Model ini mengusung skema penjualan pemisahan kendaraan dan baterai (Battery-as-a-Service/BaaS).
>>> BMW Mulai Produksi i3 di Munich, Pabrik Beralih Sepenuhnya ke EV
Secara desain, Beta T1 versi ganti baterai nyaris sama dengan model produksi saat ini.
Mobil ini merupakan sedan listrik kecil dengan panjang 4.375 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm, serta jarak sumbu roda 2.770 mm.
Pembeli dapat memilih dua opsi roda, yaitu 215/55 R17 dan 215/55 R18.
Harga Lebih Kompetitif dengan BaaS
Arcfox T1 pertama kali diluncurkan pada Agustus tahun lalu dengan harga mulai 68.800 yuan (sekitar 10.100 dolar AS).
>>> UD Trucks Apresiasi Pengemudi Terbaik Lewat EMC 2026
Dengan hadirnya versi ganti baterai dan model BaaS, harga awal diperkirakan lebih kompetitif.
Sebagai perbandingan, pada Mei tahun ini BAIC meluncurkan Beta S3 versi ganti baterai dengan harga mulai 59.800 yuan (8.800 dolar AS) di bawah model BaaS.
Dokumen pendaftaran menunjukkan berbagai opsi personalisasi untuk model baru ini.
>>> Toyota GR86 2026: Pembaruan Menyegarkan, Mesin Tetap 235 PS
Pengguna dapat memilih sunroof panoramik, desain atap samping dan spoiler belakang senada atau kontras, berbagai gaya pelek, kaliper rem berwarna, spion samping senada bodi, trim pilar-D, dan bingkai pintu senada atau kontras.
Kendaraan ini juga akan memiliki lencana identitas khusus untuk versi ganti baterai.
Untuk penggerak cerdas, tersedia dua konfigurasi radar, yaitu 3-radar dan 6-radar, yang menyesuaikan tingkat fungsi bantuan pengemudi.
Dari segi performa, mobil ini ditenagai motor listrik produksi Hunan CRRC Times Electric Co., Ltd. Motor tersebut menghasilkan tenaga puncak 95 kW (127 hp) dan kecepatan tertinggi 150 km/jam.
>>> Dongfeng Nissan NX7 PHEV Resmi Terungkap, Jarak Tempuh Listrik 225 km
Beta T1 menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi oleh CATL.
