Maserati mengembangkan girboks sintetis untuk EV, sempat dirancang untuk MC20 listrik, namun proyek itu dibatalkan. GranTurismo Folgore tak akan memakainya.
Maserati ternyata juga tertarik membuat mobil listrik lebih seru dikendarai. Pabrikan Italia itu mengaku telah mengembangkan dan mematenkan sistem transmisi sintetis untuk EV.
Kabar ini disampaikan langsung oleh kepala teknik Maserati, Davide Danesin. Ia mengungkapkan bahwa sistem tersebut sempat dirancang untuk versi listrik dari MC20.
>>> Harley-Davidson Softail Paling Worth It di 2026
Girboks Sintetis untuk MC20 Listrik yang Batal
Danesin menjelaskan bahwa Maserati memiliki prototipe girboks buatan di dalam rumah. Mereka bahkan sudah mengajukan paten untuk teknologi ini.
“Saya akan mempertimbangkan girboks buatan untuk beberapa aplikasi [ketika] dapat meningkatkan pengalaman berkendara ... kami punya beberapa prototipe di internal.
Sebenarnya, kami juga telah mengajukan beberapa paten,” ujarnya kepada CarSales. com.
>>> SUV Amerika yang Terlupakan Unggul dalam Keandalan dan Keselamatan
au.
Ia menambahkan bahwa Maserati awalnya mengembangkan sistem ini untuk MC20 listrik. Namun, karena permintaan diprediksi kecil, proyek tersebut dibatalkan pada awal 2025.
>>> SUV dengan Mesin Tangguh: Model yang Mampu Menempuh Lebih dari 300.000 Mil
Danesin tidak memberikan detail mendalam tentang sistem yang dikembangkan Maserati. Ia juga tidak menyebut apakah sistemnya mirip dengan yang ditawarkan Ferrari pada model Luce.
Pada Ferrari listrik, fungsi Torque Index menggunakan paddle untuk menambah atau mengurangi torsi. Sistem itu tidak menyertakan pembatas putaran buatan.
Maserati tampaknya belum akan meluncurkan EV dengan transmisi simulasi dalam waktu dekat. Danesin mengatakan sistem seperti itu tidak cocok untuk GranTurismo Folgore.
>>> 10 V-Twin Motorcycles That Offer More Than Just a Great Sound
“GranTurismo Folgore lebih tentang berkendara nyaman dengan kecepatan tinggi di jalan tol,” jelasnya.
