Toyota 2GR-FE V6 membuktikan kesederhanaan dan keandalan selama 18 tahun. Mesin ini digunakan di banyak model Toyota dan Lexus.
Di tengah gempuran mesin turbo yang bertenaga besar, ada satu mesin Jepang yang justru tenar karena kesederhanaan dan keandalannya: Toyota 2GR-FE V6.
Mesin 3,5 liter ini dipakai Toyota dan Lexus selama 18 tahun, dari 2005 hingga 2022, di berbagai model mulai dari minivan, SUV, sedan, hingga coupe.
>>> Sedan Camaro Chevrolet Mundur ke Model 2029, Tetap Tawarkan Transmisi Manual
Mengapa 2GR-FE Begitu Diandalkan?
Keandalan 2GR-FE bukanlah kebetulan. Toyota merancang mesin ini dengan pendekatan konservatif, tidak memaksakan tenaga ekstrem, dan menggunakan material yang kuat.
Blok aluminiumnya ringan namun kuat, dilengkapi liner silinder dari besi cor yang tahan panas, connecting rod yang kokoh, dan crankshaft baja tempa.
Mesin ini juga memakai timing chain yang lebih awet dibandingkan belt, serta sistem katup ganda VVT-i yang menyetel timing secara halus.
Yang paling penting, 2GR-FE adalah mesin naturally aspirated. Tanpa turbocharger atau sistem hybrid, risiko kerusakan akibat komponen bertekanan tinggi menjadi lebih kecil.
Tenaga maksimalnya mencapai 306 hp dan torsi 277 lb-ft pada Lexus IS 350 dan GS 350, cukup untuk kebutuhan harian tanpa membuat mesin bekerja terlalu keras.
Dengan rasio kompresi 10.8:1 dan injeksi ganda D-4S, mesin ini memberikan tenaga halus di seluruh putaran mesin.
Digunakan di Banyak Model Toyota dan Lexus
Hampir semua model Toyota dan Lexus antara 2005 dan 2022 pernah memakai 2GR-FE, baik sebagai pilihan maupun standar.
