Mobil dengan ADAS lebih mahal diperbaiki, tapi frekuensi klaimnya lebih rendah. Data IIHS-HLDI menunjukkan pengemudi justru hemat karena terhindar dari kecelakaan.
Data IIHS-HLDI membandingkan kendaraan model 2017-2022 yang identik, dengan dan tanpa paket fitur bantuan pengemudi. Hasilnya, mobil dengan fitur tersebut memang lebih mahal diperbaiki saat terjadi kecelakaan.
Namun, biaya perbaikan bukanlah satu-satunya faktor.
Mobil dengan ADAS lebih jarang mengalami kecelakaan, sehingga pemiliknya menghemat uang karena tidak perlu membayar deduktibel atau biaya perbaikan.
Meski begitu, biaya perbaikan yang mahal tetap terasa berat. Produsen mobil perlu membuat sensor, suku cadang, dan kalibrasi lebih terjangkau.
>>> Anggota Kongres Pengendara Harley Dorong Penghapusan Aturan Helm di D.C
Namun, radar yang mahal terasa lebih masuk akal jika berhasil mencegah kecelakaan yang lebih parah.
