Eksekutif Lynk & Co didenda 50.000 yuan (sekitar Rp120 juta) setelah live streaming di pabrik Chengdu tanpa sengaja memperlihatkan paket sport 02 yang akan datang.
Seorang eksekutif Lynk & Co dikenai denda 50.000 yuan (sekitar 7.500 dolar AS) setelah sebuah siaran langsung tanpa sengaja membocorkan paket sport dari model 02 yang akan datang.
Siaran langsung tersebut difilmkan oleh Ma La Che Shi, sebuah media otomotif online China, di pabrik Chengdu milik sub-merek Geely itu.
>>> Voyah Passion S Resmi Diluncurkan, Video One-Take Buktikan Aksi 360°
Rekaman memperlihatkan mobil hatchback Lynk & Co 02 berwarna kuning cerah dengan splitter depan, side skirt, dan spoiler belakang besar.
Sesi itu tiba-tiba dihentikan setelah staf senior Lynk & Co di lokasi meminta untuk memutus siaran.
Denda dan sanksi internal
Memo internal yang bocor menyebut eksekutif tersebut dituduh tidak memeriksa jadwal lini perakitan dan merusak ritme peluncuran model baru.
Lynk & Co menerapkan Pedoman Perilaku Karyawan dan memberikan bonus negatif sebesar 50.000 yuan, catatan demerit serius, serta peringatan tertulis keras.
>>> Jeep Cherokee Generasi Baru Diproduksi di AS, Meluncur Lebih Cepat dari Perkiraan
Memo itu juga menyebut hukuman dianggap ringan karena sikap menyesal eksekutif, dan mengingatkan karyawan untuk menjaga kerahasiaan.
Perubahan pada Lynk & Co 02
Nama hatchback berubah dari Z20 menjadi 02, mengikuti langkah yang sama pada sedan Z10 yang menjadi 10.
Model baru mendapat ubahan besar pada lampu, velg baru, dan unit LiDAR di atap untuk mendukung kemampuan berkendara canggih.
