Kawasaki kembali memasarkan motor listrik Ninja E-1 untuk tahun 2027 di Amerika Serikat. Harganya mencapai US$7.899 atau sekitar Rp128 juta.
Namun, tenaga maksimalnya hanya 12 hp (9 kW) dan hanya bertahan 15 detik dalam mode e-boost. Di luar mode itu, tenaganya dibatasi 7 hp (5 kW).
>>> Toyota Corolla KE70 Lawas Disulap Jadi Pickup Widebody di Polandia
Di Eropa, performa rendah ini masuk akal karena menyesuaikan aturan lisensi A1 untuk pengendara baru.
Sementara di Amerika, tidak ada pembatasan tenaga serupa, sehingga motor ini terlihat kurang menarik.
Perbandingan dengan Ninja Bensin
Kawasaki sendiri menawarkan Ninja 300 ABS dengan tenaga 39 hp seharga US$4.999. Ninja 500 ABS dengan 51 hp hanya US$5.799.
>>> Polisi Florida Kini Menindak Pengemudi Lambat di Lajur Kiri
Bahkan Ninja 650 ABS dengan 67 hp dibanderol US$8.199. Tenaga itu tersedia setiap saat, tidak seperti E-1 yang hanya 15 detik.
Soal jarak tempuh, motor bensin bisa mencapai 275 km per tangki. Sementara E-1 hanya diklaim 66 km dalam mode ECO.
Keunggulan untuk Komuter Perkotaan
Meski begitu, Kawasaki yakin E-1 tetap punya pasar. Motor ini dirancang sebagai komuter urban bergaya sporty dengan transmisi otomatis.
>>> Toko di Hong Kong Jual Mobil Kertas untuk Ritual Pemakaman, dari Porsche hingga GT-R
Tidak ada kopling atau mesin bensin, dan mode Walk membantu saat bermanuver. Bobotnya 140 kg.
Baterainya bisa dilepas, sehingga penghuni apartemen bisa mengisi daya di dalam rumah. Waktu pengisian sekitar 3,7 jam.
Baterai juga bisa diisi saat terpasang di motor. Ini menjadi nilai jual bagi yang tidak punya stopkontak di parkiran.
>>> Hyundai Santa Fe Hybrid 2026: SUV Tiga Baris Paling Irit Bahan Bakar
Bagi sebagian komuter yang menginginkan motor senyap, mudah diisi, dan berstyling motor sport, E-1 punya daya tarik. Namun bagi kebanyakan orang, motor ini sulit direkomendasikan.


