Seorang pria di Toronto menerima tagihan derek dan penyimpanan sebesar CA$1.130 untuk Honda CR-V yang dijualnya 15 tahun lalu. Pembeli tidak pernah mengalihkan kepemilikan, sehingga ia tetap tercatat sebagai pemilik terakhir.
Seorang pria di Toronto, Kanada, dikejutkan dengan tagihan derek dan penyimpanan sebesar CA$1.130 (sekitar Rp 12,8 juta) untuk sebuah Honda CR-V yang ia jual 15 tahun lalu.
Mario Iamundo, warga Toronto, menerima tagihan dari Classic Towing and Storage di Etobicoke pada musim panas ini. Padahal, ia sudah menjual CR-V 2002 tersebut pada 2011.
>>> Kia Cetak Rekor Penjualan Agustus Berkat Hybrid yang Melonjak
Masalahnya, pembeli tidak pernah menyelesaikan pengalihan kepemilikan. Meskipun status kendaraan sudah ditandai sebagai terjual, Iamundo tetap tercatat sebagai pemilik terakhir di sistem.
"Saya bertanggung jawab membayar biaya penyimpanan untuk mobil yang sudah 15 tahun tidak saya lihat. Ini tidak adil," ujarnya kepada CTV News.
Manajer umum Classic Towing and Storage, Kevin Araya, mengatakan bahwa pembeli mobil bekas yang gagal mengalihkan kepemilikan lebih sering terjadi daripada yang diduga.
Ia menyarankan penjual perorangan untuk tidak menyerahkan kunci sebelum pembeli mengubah kepemilikan ke nama mereka.
>>> Nissan Wave Terungkap, Mobil Listrik Murah Mirip Renault Twingo
Perlindungan Hukum di Beberapa Negara Bagian
Di Ontario, pembeli mobil bekas memiliki waktu enam hari setelah pembelian untuk mendaftarkan diri sebagai pemilik baru.
Setelah lewat batas, penjual dapat mengubah status kendaraan menjadi 'terjual' melalui ServiceOntario.
Namun, itu tidak mengalihkan registrasi. Jika pembeli tidak menyelesaikan kewajibannya, penjual bisa tetap tercatat sebagai pemilik terakhir.
