Mitsubishi memamerkan Pajero Rally Concept dengan aksesori off-road dan livery Ralliart, namun eksekutif menegaskan versi performa tinggi belum dikonfirmasi.
Ia menambahkan bahwa warisan Ralliart sangat penting bagi Mitsubishi, sehingga mereka akan terus mempelajari peluang untuk menghadirkan performa dan pengalaman yang layak menyandang nama Ralliart.
Namun, belum ada rencana pasti yang bisa diungkapkan.
Warisan Dakar yang Menginspirasi
Mitsubishi mengakui bahwa warisan motorsport off-roader ini berperan penting dalam pengembangan Pajero.
Keisuke Kishiura, President dan Chief Operating Officer Mitsubishi Motors, menyebut 12 kemenangan Pajero di Reli Dakar yang memberinya julukan 'raja gurun'.
Ia menambahkan bahwa teknologi yang dikembangkan di motorsport akan diterapkan pada model produksi, namun ia tidak mengumumkan atau mengisyaratkan varian yang lebih bertenaga.
Mengapa Ralliart Belum Juga Hadir?
Pajero menggunakan sasis ladder frame dari Triton dengan suspensi depan double-wishbone dan belakang rigid axle lima-link yang spesifik untuk model ini.
Saat peluncuran, Pajero hanya tersedia dengan mesin turbodiesel 2.4 liter yang menghasilkan tenaga 201 hp (150 kW / 204 PS) dan torsi 480 Nm, dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan dan sistem Super Select 4WD II.
Mitsubishi belum menyebut opsi powertrain lain, tetapi kemungkinan besar varian hybrid sedang dikembangkan untuk masa depan.
Mesin yang lebih bertenaga terdengar cocok untuk Pajero Ralliart, dikombinasikan dengan suspensi yang diperkuat, ban yang lebih grip, dan bodykit khusus seperti pada konsep.
