Jeep menarik kembali 328.381 unit Grand Cherokee, Grand Cherokee L, dan PHEV di AS karena pegas belakang bisa lepas. Ini recall kedua setelah perbaikan sebelumnya gagal.
Jeep kembali menarik ratusan ribu SUV Grand Cherokee di Amerika Serikat karena masalah pegas belakang yang bisa terlepas saat berkendara.
Recall ini mencakup 328.381 unit, terdiri dari Grand Cherokee, Grand Cherokee L, dan Grand Cherokee PHEV.
Masalahnya terletak pada isolator bawah pegas koil belakang yang berfungsi mencegah kontak logam dengan logam.
Jeep belum merinci penyebab pasti, tetapi menyebut pegas yang terpasang tidak benar bisa bergeser dan lepas dari kendaraan.
Yang lebih mengkhawatirkan, pemilik tidak akan mendapat peringatan sebelumnya saat pegas akan lepas.
Model Terdampak dan Jumlahnya
Sebanyak 97.477 unit Grand Cherokee model 2022-2023 yang diproduksi antara 17 Mei 2021 dan 31 Mei 2023 masuk daftar recall.
Grand Cherokee L model 2021-2023 menjadi yang paling terdampak dengan 215.433 unit, dirakit dari 5 Desember 2020 hingga 31 Mei 2023.
Sementara itu, Grand Cherokee PHEV model 2022-2023 sebanyak 15.471 unit yang diproduksi 4 Agustus 2021 sampai 31 Mei 2023 juga ditarik.
Bukan Kali Pertama
Ini bukan recall pertama untuk masalah serupa. Pada Juni 2023, Jeep sudah pernah mengeluarkan recall serupa.
Namun, pada September 2025, NHTSA menerima 20 keluhan tentang pegas yang terpisah pada kendaraan yang sudah diperbaiki.
Jeep kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan 70 klaim tambahan. Hingga 6 Agustus 2026, jumlah klaim garansi membengkak menjadi 406.
Akibatnya, Jeep memutuskan untuk melakukan recall baru. Dealer akan mendapat pemberitahuan mulai 9 September, dan pemilik akan dihubungi antara 29 September hingga 7 Oktober.
Dealer akan mengganti isolator bawah pegas koil belakang secara gratis.
