Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara Dulunya Cuma Lahan Kosong Kini jadi Bendungan Fungsi Utamanya Untuk Mengirigasi Tanah seluas 22.764 Hektar

Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara Dulunya Cuma Lahan Kosong Kini jadi Bendungan Fungsi Utamanya Untuk Mengirigasi Tanah seluas 22.764 Hektar

bendungan-RJA1988/pixabay-

Bendungan ini dirancang sebagai bendungan multifungsi, yang berarti memiliki banyak peran penting.

Fungsi utamanya adalah untuk mengairi lahan irigasi seluas 22.764 hektar.


Ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertanian dan ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, bendungan ini akan menyediakan air baku sebesar 750 liter per detik, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, dan secara signifikan mereduksi risiko banjir hingga 44,56 persen.

Tak hanya itu, Bendungan Pelosika juga memiliki potensi menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas hingga 2 x 10 MW.


Ini akan memberikan suplai energi yang andal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri di daerah tersebut.

Namun, pembangunan bendungan ini membutuhkan lahan yang luas, sekitar 5.900 hektar.

Baca juga: Lepaskan Diri dari Wilayah Asal! Sulawesi Utara Bersiap Merencanakan Pemekaran Menjadi Dua Provinsi Baru, Diantaranya Manado?

Meskipun sebelumnya ada kabar bahwa proyek ini telah dihapus dari Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Presiden Jokowi.

Kepala Pusat Bendungan Ditjen SDA Kementerian PUPR, Ni Made Sumiarsih, menegaskan bahwa proyek ini tetap akan dilanjutkan.

Penting untuk dicatat bahwa proyek semegah ini juga memerlukan investasi yang signifikan.

Plt Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Jarot Widyoko, mengungkapkan bahwa dana yang diperlukan untuk pembangunan Bendungan Pelosika mencapai Rp 8 triliun.

Target penyelesaian proyek ini diestimasi pada tahun 2027.

Namun, meskipun tantangan yang besar, harapan tetap tinggi.

Saat ini, proyek Bendungan Pelosika masih dalam tahap pengadaan lahan yang akan dilanjutkan pada proses berikutnya.

Bendungan ini akan menjadi aset berharga bagi Sulawesi Tenggara dan Indonesia secara keseluruhan.

Terletak di antara Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur, Bendungan Pelosika akan menghadirkan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, proyek ini juga mendapat dukungan dana hibah dari Pemerintah Republik Tiongkok untuk Republik Indonesia.

Baca juga: Rampung 2025 Proyek Smelter Nikel Termegah di Sulawesi Tengah Ini Nilainya Mencapai Rp37,5 Triliun

Sumber:


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya

Geely EX5 Dominasi Segmen C-SUV dengan Pangsa 26,5%, Penjualan Awal Tahun 2026 Melonjak

Geely Auto Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan ritel hampir dua kali lipat Januari–Februari 2026. Geely EX5 memimpin segmen C-SUV dengan pangsa 26,5%, sementara EX2 berhasil jual lebih dari 1.100 unit. Simak detailnya!

Kaki-Kaki Mobil Perlu Cek Setelah Mudik Lebaran? Suzuki Bagikan Panduan Lengkapnya

Setelah melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan jarak panjang dan muatan penuh, komponen kaki-kaki mobil perlu diperiksa untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan. Suzuki Indonesia bagikan panduan lengkap pengecekan suspensi, kemudi, hingga spooring dan balancing, serta cara booking servis via aplikasi MySuzuki.

Chery Tawarkan Solusi Hemat BBM dengan Teknologi Super Hybrid, Biaya Bulanan Cuma Rp500 Ribuan

Di tengah kenaikan harga BBM, Chery hadirkan teknologi Super Hybrid (CSH) pada TIGGO 8 CSH dan TIGGO 9 CSH yang bisa hemat hingga 50% dibanding mobil konvensional. Biaya bulanan hanya Rp506.000 untuk penggunaan 1.200 km.

Leapmotor x Stellantis: Membentuk Joint Venture untuk Ekspansi Kendaraan Listrik ke Seluruh Dunia

Leapmotor, produsen kendaraan listrik pintar asal China yang kini menjadi No.1 di antara NEV startup China, mempercepat ekspansi global melalui kemitraan strategis dengan Stellantis. Investasi €1,5 miliar dan pembentukan joint venture Leapmotor International menjadi langkah kunci untuk menghadirkan teknologi NEV Leapmotor ke lebih banyak pasar internasional.

Astra Daihatsu Siapkan 6 Posko dan 89 Bengkel Siaga untuk Mudik Lebaran 2026

Astra Daihatsu meluncurkan layanan Posko dan Bengkel Siaga untuk mudik Lebaran 2026 periode 17–24 Maret. Tersedia 6 posko di jalur utama dan 89 bengkel se-Indonesia dengan pemeriksaan kendaraan dan fasilitas pendukung.

Mudik Lebaran 2026? GAC Indonesia Siapkan Bengkel, Posko, dan Aplikasi untuk Kendaraan Listrik

GAC Siaga Lebaran 2026 resmi beroperasi mulai 18 Maret hingga 29 Maret 2026. Tersedia Posko Siaga 24 Jam, Bengkel Siaga, dukungan digital via GAC Apps, dan diskon 20% untuk perangkat kendaraan listrik.

Suzuki Catatkan Lonjakan Penjualan 64% di Februari 2026, Didorong Musim dan Permintaan Fleet

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatatkan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 64% pada bulan Februari 2026. Peningkatan didorong oleh faktor musim menjelang Ramadan-Lebaran dan permintaan fleet untuk keperluan operasional bisnis serta logistik.

Mitsubishi Motors Hadirkan Layanan Diler Siaga Lebaran 2026 di 65 Titik

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) kembali menghadirkan Program Diler Siaga Lebaran 2026 pada 18-29 Maret 2026. Tersedia 65 diler resmi di jalur mudik dengan layanan 8 jam dan 24 jam untuk menjamin perjalanan konsumen aman dan nyaman.

Sukses Besar! IIMS 2026 Raup Rp9,5 Triliun, Series Siap Kunjungi 3 Kota Indonesia

Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta berhasil capai transaksi Rp9,5 triliun. Acara ini tidak hanya tentang otomotif tetapi juga menyajikan hiburan, olahraga, dan edukasi, dengan rangkaian series selanjutnya di Surabaya, Balikpapan, dan Manado.