Terletak di Desa Pipitak, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, proyek megah ini menjadi sorotan karena mengusung konsep multifungsi yang memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat sekitar.
Dalam tahapan pembangunannya, Bendungan Tapin menghabiskan dana sebesar Rp986,5 miliar, sebuah investasi besar yang diiringi dengan dampak positif yang signifikan.
Luas genangan Bendungan Tapin mencapai 425 hektar, memberikan kontribusi penting dalam pengendalian banjir di Kalimantan Selatan dengan kapasitas tampung mencapai 56,7 juta meter kubik.
Namun, fungsi Bendungan Tapin tidak hanya sebatas pengendalian banjir.
Proyek ini juga mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan saluran irigasi di lahan seluas 5.472 hektar.
Daya tampung yang mencapai 56,7 juta meter kubik air menjadikannya penyokong utama ketahanan pangan di daerah tersebut.
Tidak hanya itu, Bendungan Tapin turut berperan sebagai penyedia air baku dengan kapasitas mencapai 500 liter per detik, menjadikannya solusi penting untuk kebutuhan air masyarakat.
