Pemerintah provinsi, sebagai pelaksana proyek, berkomitmen untuk membiayai seluruh pembangunan fisiknya.
Anggaran sekitar Rp20 miliar telah dialokasikan dari APBD provinsi, dengan pencairan secara bertahap.
Tahap pertama akan mendapatkan anggaran sekitar Rp1 miliar, sementara sisanya akan disalurkan melalui APBD tahun-tahun berikutnya, disesuaikan dengan perkembangan proyek.
Baca juga: Terminal Terbengkalai Banda Aceh Diambrukkan Jadi Hotel Megah dengan 228 Kamar! Kapan Mulainya?
Sampai saat ini, proyek ini dikenal dengan nama Bandara Polman, mengacu pada lokasinya di Kabupaten Polman yang merupakan singkatan dari 'Polewali Mandar'.
Proyek ini menjadi sebuah langkah maju bagi Sulawesi Barat dalam meningkatkan infrastruktur dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.***
