Peresmian Jembatan Youtefa ini menjadi simbol bahwa pembangunan di Papua terus berlanjut untuk menjadikannya setara dengan wilayah lain di Indonesia.
Selain mempermudah aksesibilitas, jembatan ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian wilayah perbatasan dan mendukung kelancaran penyelenggaraan PON 2020.
Dengan dana sebesar 1,8 triliun Rupiah, Jembatan Youtefa berhasil meraih dua rekor MURI sekaligus selama masa konstruksinya.
Pertama, sebagai pengiriman rangka baja jembatan dengan jarak terjauh, dan kedua, sebagai pemasangan rangka baja berbentuk utuh terpanjang di Indonesia.
Proyek pembangunan jembatan ini dimulai sejak 9 Mei 2015, dengan Presiden Jokowi turut meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek ini.
Pembangunan dilakukan oleh tiga kontraktor dengan dukungan dana dari APBN sebesar 1,3 triliun Rupiah, dari total biaya pembangunan mencapai 1,87 triliun Rupiah.
