otomotif1.com

Rifat Sungkar Bina El Mayka Sungkar Sebagai Generasi Ketiga Keluarga Sungkar di Motorsport

Rifat Sungkar Bina El Mayka Sungkar Sebagai Generasi Ketiga Keluarga Sungkar di Motorsport
Rifat Sungkar dan El Mayka Sungkar • sny-otomotif1.com

Rifat Sungkar luncurkan program The Legend Continues untuk persiapkan El Mayka Sungkar sebagai penerus legenda motorsport Indonesia. Fokus pada karakter, disiplin, dan dukungan teknologi Telkomsel 5G.

Ukuran teks

Otomotif1.com, JAKARTA – Nama Sungkar telah lama tercatat tinta emas dalam sejarah olahraga balap tanah air. Bermula dari Helmy Sungkar di generasi pertama, diteruskan dengan gemilang oleh Rifat Sungkar di kancah nasional maupun internasional, kini tongkat estafet itu mulai dipersiapkan untuk diserahkan ke tangan generasi ketiga, El Mayka Sungkar.

Melalui program bertajuk The Legend Continues, Rifat membuka lembaran baru pembinaan atlet muda dengan pendekatan yang jauh melampaui sekadar teknik mengemudi, didukung penuh oleh teknologi Telkomsel 5G.


Rifat Sungkar dan El Mayka saat konferensi pers|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz

Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Diluncurkan pada 2025 dan berlanjut hingga 2026, The Legend Continues merupakan peta jalan jangka panjang yang dirancang matang dalam lima fase pembinaan, dimulai saat El Mayka berusia 11 tahun hingga mencapai usia 17 tahun.

Fase-fase tersebut mencakup pengenalan dunia reli sebagai navigator, masuk ke kompetisi pemula, pengembangan kemampuan teknis, persiapan menjadi pembalap profesional, hingga puncaknya bersaing di level internasional junior pada 2031. Inti dari setiap tahapan ini adalah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Rifat Sungkar, Pembalap dan Inisiator Program, menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukanlah menciptakan tiruan dirinya, melainkan membentuk pribadi yang utuh.


Rifat Sungkar|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz

"The Legend Continues bukan program untuk menciptakan tekanan kepada El Mayka agar menjadi seperti saya. Ini adalah perjalanan untuk memperkenalkan nilai, disiplin, kerja keras, dan rasa hormat terhadap proses. Saya ingin dia memahami bahwa menjadi pembalap bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan tanggung jawab," ujar Rifat.

Lebih lanjut, Rifat menekankan pentingnya ruang berekspresi bagi anaknya. Bagi dia, warisan keluarga bukanlah beban masa lalu, melainkan modal untuk melangkah ke masa depan dengan identitas sendiri.

"El Mayka adalah generasi ketiga keluarga Sungkar di motorsport, tetapi saya tidak ingin dia hidup di bawah bayang-bayang siapa pun. Saya ingin dia tumbuh dengan caranya sendiri, menemukan passion-nya sendiri, dan suatu hari nanti berdiri di lintasan sebagai dirinya sendiri, bukan sekadar anak dari seorang Rifat Sungkar," tambahnya.


El Mayka Sungkar|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibzqqq

Keberhasilan program pembinaan ini juga didukung oleh kemajuan teknologi. Perwakilan Telkomsel, selaku mitra strategis yang mendampingi perjalanan ini, mengungkapkan kebanggaannya dapat berperan dalam melestarikan warisan olahraga bangsa melalui inovasi.

"Telkomsel 5G hadir untuk memastikan setiap proses latihan dan pemantauan perkembangan berjalan dengan konektivitas yang optimal dan teknologi terkini. Bagi kami, mendukung The Legend Continues adalah wujud nyata komitmen menghadirkan kemajuan untuk masa depan prestasi Indonesia, memastikan warisan nilai dan semangat juang terus terjaga lintas generasi," ungkap perwakilan tersebut.

Hingga saat ini, tahap awal atau fase Foundation yang berlangsung sejak 2025 telah memberikan hasil yang memuaskan, di mana El Mayka mulai memahami peran strategis sebagai navigator dan pentingnya komunikasi dalam tim. Langkah ini menjadi bukti bahwa legenda tidak hanya diwariskan, tetapi dibangun kembali dengan fondasi yang lebih kokoh, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan motorsport Indonesia. (*) [sny]

Update Terbaru

Lihat semua