Hyundai menarik lebih dari 421.000 unit Tucson dan Santa Cruz di AS karena sistem pengereman darurat otomatis aktif tanpa hambatan. Perbaikan berupa update software gratis.
Hyundai menarik lebih dari 421.000 kendaraan di Amerika Serikat karena sistem pengereman darurat otomatis (AEB) dapat aktif tanpa adanya hambatan nyata di jalan.
Kondisi ini dikenal sebagai phantom braking.
Ketika sistem menyala secara tiba-tiba, kendaraan bisa melambat atau berhenti mendadak. Hal ini meningkatkan risiko tabrakan dari belakang oleh kendaraan di belakangnya.
Model yang Terkena Recall
Recall ini mencakup dua model Hyundai: SUV Tucson dan pikap Santa Cruz. Keduanya berbagi platform dan perangkat sensor depan yang sama, sehingga cacat perangkat lunak memengaruhi keduanya.
Menurut filing NHTSA, jumlah kendaraan yang terdampak sekitar 421.000 unit di AS. Model yang termasuk adalah Tucson dan Santa Cruz dari tahun produksi terbaru.
Pemilik dapat memeriksa apakah kendaraannya terkena recall melalui database NHTSA di nhtsa. gov/recalls dengan memasukkan 17-digit VIN.
Alternatifnya, gunakan portal pemilik Hyundai di hyundaiusa. com.
Penyebab Phantom Braking
Penyebab utamanya adalah bug perangkat lunak dalam logika pemrosesan sistem AEB.
Dalam kondisi tertentu, sensor dapat salah membaca lingkungan dan menginterpretasikan bahaya yang tidak ada sebagai tabrakan yang akan terjadi.
AEB kemudian memerintahkan pengereman, kadang cukup keras, meskipun jalan di depan kosong.
Kejadian phantom braking paling mengganggu di kecepatan tinggi, karena deselerasi mendadak memberi sedikit waktu bagi pengemudi di belakang untuk bereaksi.
NHTSA mengkategorikan cacat ini sebagai masalah perangkat lunak, bukan kegagalan perangkat keras. Oleh karena itu, perbaikannya berupa pembaruan perangkat lunak, bukan penggantian komponen.
Perbaikan dan Langkah Selanjutnya
Hyundai menawarkan pembaruan perangkat lunak gratis yang dilakukan di dealer resmi. Pembaruan ini mengkalibrasi ulang logika kontrol AEB untuk menghilangkan kondisi aktivasi palsu.
Tidak diperlukan penggantian perangkat keras, dan kunjungan servis diperkirakan cepat.
Hyundai wajib memberi tahu pemilik yang terdampak melalui surat pos. Surat pemberitahuan akan mulai dikirim dalam beberapa minggu mendatang.
Pemilik yang sudah memastikan kendaraannya terkena recall dapat langsung menghubungi dealer untuk menjadwalkan pembaruan.
Sementara itu, kendaraan masih dapat dikendarai. Namun, pengemudi disarankan waspada, terutama di jalan tol.
Jika mengalami pengereman mendadak, laporkan ke NHTSA di safercar. gov.
Konteks Recall Hyundai Terbaru
Recall phantom braking ini merupakan yang terbaru dari serangkaian aksi keselamatan Hyundai pada 2026.
Sebelumnya, perusahaan menarik sekitar 54.000 unit Elantra Hybrid karena risiko panas berlebih terkait laporan kebakaran. Kedua recall tidak terkait, namun menunjukkan Hyundai aktif menangani kepatuhan NHTSA.
Bagi pemilik Tucson dan Santa Cruz, recall AEB adalah yang perlu ditindaklanjuti. Perbaikan gratis, hanya berupa perangkat lunak, dan pengecekan VIN hanya butuh waktu kurang dari semenit.
Segera jadwalkan pembaruan untuk keamanan.
