Toyota sedang menguji varian baru GR GT yang lebih ekstrem di Nurburgring. Dengan paket aerodinamika agresif, mobil ini ditargetkan menjadi pesaing Porsche 911 GT3 RS.
Sebuah prototipe Toyota GR GT varian baru tertangkap kamera sedang melahap lintasan Nurburgring. Mobil ini membawa paket aerodinamika yang lebih radikal.
Yang menarik, prototipe tersebut berbagi lintasan dengan Porsche 911 GT3 RS. Hal ini menegaskan bahwa Toyota sedang mengembangkan varian yang siap bersaing dengan mobil track-focused tersebut.
Ketika Toyota pertama kali memperkenalkan GR GT, mereka menampilkan dua versi: satu untuk jalan raya dan satu untuk trek.
Kini, spy shot mengindikasikan adanya varian ketiga yang berada di antara keduanya.
Varian baru ini disebut sebagai yang paling menarik dari semua varian GR GT. Paket aerodinamikanya mencakup splitter yang lebih tajam, canard, fender berventilasi, dan sayap belakang tetap.
Sayap belakangnya memang lebih kecil dari yang digunakan pada GR GT3. Namun, ukurannya tetap cukup mencolok di antara supercar biasa.
Untuk membedakannya dengan versi balap, cukup lihat detailnya.
GR GT3 memiliki knalpot samping, jendela Lexan, kap mesin berbeda, ban balap, dan bagian belakang yang didesain ulang total.
Toyota belum mengonfirmasi apakah komponen serat karbon ini akan dijual sebagai paket aero opsional. Atau justru menjadi bagian dari edisi khusus yang lebih liar.
Menyaingi Porsche 911 GT3 RS
Jika Gazoo Racing ingin menawarkan rival untuk Porsche 911 GT3 RS dan Mercedes-AMG GT Black Series, mereka perlu menggabungkan aero baru dengan suspensi yang lebih tajam.
Versi yang lebih bertenaga dari mesin V8 hybrid twin-turbo juga mungkin hadir.
Saat ini, GR GT standar menghasilkan 641 hp (478 kW / 650 PS). Varian baru diperkirakan akan memiliki tenaga yang lebih besar.
Detail lebih lanjut mengenai GR GT hardcore ini akan muncul dalam beberapa bulan ke depan.
Model standar akan dipasarkan pada 2027, disusul GR GT3 yang akan debut di FIA World Endurance Championship.
