Apollo Evo pertama untuk pelanggan bernama Caribbean Dragon hadir di Goodwood Festival of Speed. Hypercar ini hanya diproduksi 10 unit di dunia, ditenagai V12 6.3 liter dari Ferrari yang diracik HWA AG.
Apollo Evo akhirnya hadir untuk pelanggan pertama. Hypercar yang diperkenalkan sejak akhir 2021 itu baru sekarang wujud dalam spesifikasi pesanan.
Unit pertama bernama Caribbean Dragon. Mobil ini dipamerkan di Goodwood Festival of Speed.
Desain Terinspirasi Pantai Karibia
Caribbean Dragon dicat putih dengan aksen biru. Cat putih menggunakan Diamond Dust finish agar berkilau di bawah sinar matahari.
Proses pengecatan memakan waktu lebih dari 1.000 jam. Warna putih melambangkan pasir pantai putih, sementara biru laut mengingatkan pada Laut Karibia.
Serat karbon biru menghiasi penutup mesin, bagian kap mesin, lengkungan roda depan, dan scoop atap. Desain Evo disebut lebih flamboyan dari pendahulunya, Apollo IE.
Interior juga tak kalah istimewa. Monocoque serat karbon bagian dalam dilapisi karbon biru.
Banyak bagian aluminium cetak 3D dengan hasil akhir metalik alami, termasuk struktur dasbor dan panel putar di antara dua kursi.
Setir dibuat dari aluminium padat, dibalut kulit dan aksen karbon biru. Jok dilapisi kulit putih dan biru, tema pantai terus berlanjut, dilengkapi sabuk balap.
Apollo Evo hanya akan diproduksi 10 unit di seluruh dunia. Mobil ini lahir 20 tahun setelah Gumpert Apollo yang radikal.
Mesinnya berasal dari Ferrari. V12 6.3 liter naturally aspirated dirombak oleh HWA AG menjadi 800 hp dan torsi 765 Nm.
Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi sequential enam percepatan. Akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,7 detik, kecepatan tertinggi 335 km/jam.
