otomotif1.com

Yamaha Tracer 9: Motor Jepang Serba Bisa untuk Touring, Komuter, dan Hiburan Akhir Pekan

Yamaha Tracer 9 melaju di jalan pegunungan

Yamaha Tracer 9 menjadi motor Jepang yang mampu menyeimbangkan touring, komuter harian, dan keseruan akhir pekan berkat basis MT-09, suspensi travel panjang, dan fitur lengkap.

Ukuran teks

Yamaha Tracer 9 hadir sebagai motor touring crossover yang mampu menyeimbangkan kebutuhan touring jarak jauh, komuter harian, dan keseruan berkendara di akhir pekan.

Motor ini mengusung basis naked bike MT-09 yang sudah terbukti, dengan suspensi travel panjang dan posisi berkendara yang nyaman.

Dengan harga US$12.599, Tracer 9 menempati posisi yang unik di antara motor touring sekelasnya.

Harganya lebih tinggi dari motor mid-size tourer lain, tetapi jauh lebih terjangkau dibandingkan crossover Jepang bermesin liter.

Mesin CP3 yang Fleksibel dan Andal

Tracer 9 ditenagai mesin CP3 crossplane inline three-cylinder berkapasitas 890 cc.

Mesin ini menghasilkan 117 tenaga kuda pada 10.000 RPM dan torsi 68,6 pound-feet pada 7.000 RPM, dengan transmisi manual enam percepatan dan kopling assist-slipper.

Mesin ini sudah berusia lebih dari satu dekade dan dikenal andal.

Banyak pemilik MT-09 yang berhasil menempuh jarak lebih dari 50.000 mil, bahkan ada yang mencapai 100.000 mil tanpa masalah berarti.

Sasis dan Suspensi yang Seimbang

Yamaha menggunakan sasis diamond yang menjadikan mesin sebagai bagian dari struktur.

Suspensi KYB dengan fork terbalik 41 mm di depan dan monoshock di belakang menawarkan penyesuaian preload dan rebound damping, dengan travel 5,1 inci di depan dan 5,2 inci di belakang.

Rem depan menggunakan cakram ganda 298 mm dengan kaliper empat piston radial, dan rem belakang cakram 267 mm.

Roda alloy 17 inci dengan ban radial tubeless melengkapi paket ini.

Bobot Ringan untuk Kelincahan

Dengan bobot kering 483 pon, Tracer 9 termasuk ringan untuk ukuran motor touring.

Dimensinya 85,6 inci panjang, 35,4 inci lebar, dan jarak sumbu roda 59,1 inci.

Ground clearance 5,3 inci dan tinggi jok 33,3 inci memberikan posisi berkendara yang cukup tinggi, namun footpeg yang agresif bisa membuat pengendara merasa sedikit sempit.

Fitur Lengkap dan Elektronik Canggih

Tracer 9 dilengkapi layar TFT 7 inci dengan navigasi Bluetooth standar, lampu matrix yang menyala saat menikung, windshield yang dapat diatur ketinggiannya, port USB, dan lampu sein otomatis.

Elektroniknya juga mumpuni dengan throttle by-wire, IMU enam sumbu, kontrol traksi saat menikung, ABS saat menikung, anti-wheelie, dan kontrol slide.

Tersedia lima mode berkendara, dua di antaranya dapat dikustomisasi.

Sayangnya, quickshifter tidak tersedia sebagai standar.

Kompetitor Utama: Honda NT1100 DCT

Satu-satunya kompetitor Jepang yang berada dalam kisaran harga US$600 dari Tracer 9 adalah Honda NT1100 DCT yang dibanderol US$11.999.

NT1100 menawarkan layar sentuh dengan Apple CarPlay, IMU enam sumbu, dan transmisi DCT standar. Namun, NT1100 tidak memiliki keseruan berkendara seperti Tracer 9 dan tidak dilengkapi saddlebag standar.

Kawasaki Versys 1100 dan Suzuki GSX-S1000GX+ lebih mahal, masing-masing US$19.499 dan US$18.749, sehingga tidak masuk dalam perbandingan langsung.

Versys 650 yang lebih murah (US$10.399) berada di kelas yang lebih rendah dalam hal performa dan fitur.

Dengan kombinasi harga, performa, fitur, dan kemampuan serba bisa, Yamaha Tracer 9 menjadi pilihan tepat bagi pengendara yang menginginkan satu motor untuk berbagai kebutuhan.

Update Terbaru

Lihat semua