otomotif1.com

NIO Resmikan Stasiun Ganti Baterai ke-4.000 di China pada 7 Agustus

Stasiun ganti baterai NIO generasi kelima
NIO’s Firefly hatchback. Source: NIO

NIO akan meluncurkan stasiun ganti baterai ke-4.000 di Quanzhou, China pada 7 Agustus. Stasiun generasi kelima ini mendukung Firefly dan mampu ganti baterai dalam 1 menit 48 detik.

Ukuran teks

NIO akan meluncurkan stasiun ganti baterai ke-4.000 di China pada 7 Agustus mendatang.

Wakil CEO NIO, Ma Lin, mengungkapkan bahwa stasiun yang berlokasi di Quanzhou, Provinsi Fujian ini juga menjadi stasiun generasi kelima pertama yang beroperasi.

Stasiun tersebut akan mendukung kendaraan NIO, Onvo, serta hatchback Firefly.

Fitur Baru Stasiun Generasi Kelima

Stasiun generasi kelima NIO kini mendukung Firefly.

Hatchback yang diluncurkan pada 2025 ini sebelumnya tidak kompatibel dengan stasiun penggantian baterai yang hanya melayani kendaraan NIO dan Onvo.

Menurut laporan Sina Auto, stasiun generasi terbaru dapat melakukan penggantian baterai dalam 1 menit 48 detik, lebih cepat 36 detik dibandingkan generasi keempat.

Kapasitas baterai yang tersimpan juga meningkat dari 21 menjadi 28 paket.

NIO mengklaim perubahan ini memungkinkan jaringan penggantian baterainya menghadapi musim perjalanan puncak di China, seperti liburan Mei dan Oktober.

Stasiun generasi kelima dapat melayani hingga 500 penggantian per hari, meningkat 20% dibandingkan generasi keempat.

Jaringan Penggantian Baterai NIO

NIO dikenal sebagai satu-satunya produsen kendaraan listrik di China yang mengandalkan teknologi penggantian baterai.

Jaringan ini dipasarkan dengan merek NIO Power dan sering dikombinasikan dengan pengisi daya cepat DC.

NIO mengklaim jaringan penggantian baterainya adalah yang terbesar di dunia, dengan angka 4.000 kemungkinan mencakup stasiun di China dan seluruh dunia.

Teknologi ini memungkinkan NIO menawarkan model Battery-as-a-Service (BaaS), di mana konsumen membeli mobil tanpa baterai dengan harga lebih rendah dan menyewa baterai melalui langganan.

Proses penggantian baterai sebagian besar otomatis. Pengemudi dan penumpang dapat tetap berada di dalam kabin saat mobil bermanuver sendiri ke stasiun.

Seluruh proses memakan waktu sekitar 3 hingga 5 menit, dan sebagian besar stasiun di China tidak dijaga.

Saat NIO pertama kali diluncurkan, pembeli ES8 gelombang pertama mendapat penggantian baterai gratis seumur hidup.

Saat ini, pemilik NIO dikenai biaya berdasarkan energi yang digunakan, dengan tarif listrik dari stasiun.

Menurut China EV DataTracker, NIO mengirimkan 21.872 unit secara domestik pada Juni 2026. Onvo tercatat 11.739 unit, sementara Firefly 6.914 unit.

Ketiga merek mengalami pertumbuhan penjualan tahunan, dari 46,5% untuk NIO hingga 70-80% untuk Onvo dan Firefly.

Jaringan NIO menghadapi persaingan dari rival lokal yang fokus pada kecepatan pengisian DC. BYD Flash Charging menjanjikan pengisian penuh dalam 9 menit, dengan Geely dan FAW mengikuti.

Di bidang penggantian baterai, CATL juga meluncurkan jaringan berbasis platform Choco-SEB dan telah membangun lebih dari 700 stasiun.

Stasiun generasi kelima NIO masih menawarkan kecepatan "pengisian" yang tak tertandingi, namun apakah teknologi ini mampu menjaga keunggulan NIO masih perlu dilihat.

Update Terbaru

Lihat semua