Ducati Multistrada V4 RS memadukan mesin superbike dengan kenyamanan touring, memberikan sensasi cepat tanpa membuat pengendara lelah. Simak ulasannya.
Kecepatan biasanya dijual dengan peringatan.
Semakin cepat dan tajam sebuah motor, semakin besar tuntutannya: ergonomi sempit, suspensi kaku, konsentrasi tinggi, atau mesin yang baru terasa hidup saat jalanan lengang.
Trade-off ini membuat performa superbike spektakuler dalam waktu singkat, tetapi melelahkan di luar itu.
Pengendara pun dihadapkan pada pilihan: sensasi serius atau motor yang tetap nyaman dikendarai berjam-jam. Namun, Ducati Multistrada V4 RS hadir sebagai jawaban atas dilema tersebut.
Menjadi Cepat dan Merasa Cepat Itu Berbeda
Angka performa memang berguna, tetapi tidak bisa menjelaskan seberapa terlibatnya pengendara dengan motor.
Sebuah mesin bisa menghasilkan tenaga besar di atas kertas, tetapi terasa jauh karena gearing tinggi, bobot berlebih, respons tumpul, atau sasis yang baru bekerja di kecepatan tinggi.
Sebaliknya, motor lain bisa membuat setiap tikungan dan lintasan lurus terasa berkesan melalui respons throttle yang instan, kemudi yang lincah, pengereman keras, dan suara mesin yang menggetarkan.
Kenyamanan bukanlah musuh performa jika mampu membuat pengendara tetap rileks, waspada, dan presisi.
Posisi berkendara tegak mengurangi tekanan pada pergelangan tangan, jok lega mengurangi kelelahan, dan pelindung angin yang baik membuat kecepatan tinggi tidak terasa seperti latihan leher.
Suspensi semi-aktif juga memberikan dukungan saat pengereman dan akselerasi, tetapi melunak saat jalan kasar.
Sport-Tourer: Superbike Jalan Raya Modern
Sepeda motor sport-touring dan crossover kini menyerap teknologi yang dulu hanya milik superbike.
Velg 17 inci, ban jalan raya lengket, mesin multi-silinder bertenaga, rangka kaku, dan rem radial premium kini berada di bawah setang tinggi dan bodi pelindung.
Suspensi perjalanan panjang tetap menjadi bagian dari formula, tetapi kini lebih dikalibrasi untuk aspal daripada medan longgar. Elektronik modern tidak lagi sekadar mengekang tenaga.
Riding mode dapat mengubah respons throttle, pengiriman tenaga, engine braking, kontrol traksi, kontrol wheelie, dan intervensi ABS sesuai kondisi jalan.
Quickshifter dua arah menjaga akselerasi tetap mengalir, sementara cornering ABS memperhitungkan sudut kemiringan.
Adaptive cruise control dengan radar dan blind-spot detection membantu di jalan tol, di mana menjaga konsentrasi bisa melelahkan.
Ducati Multistrada V4 RS: Perpaduan Superbike dan Touring
Ducati Multistrada V4 RS adalah varian paling ekstrem di lini Multistrada yang fokus untuk jalan raya.
Harganya mulai dari $39.995 di AS dan menggunakan mesin Desmosedici Stradale V4 1.103cc yang menghasilkan 180 tenaga kuda pada 12.250 rpm dan torsi 87 pound-feet pada 9.500 rpm.
Mesin V4 90 derajat berpendingin cairan ini memiliki empat katup desmodromik per silinder, crankshaft counter-rotating, twin-pulse firing order, kompresi 14.0:1, dan throttle body ride-by-wire.
Bukan sekadar Multistrada biasa dengan peta mesin yang lebih panas.
Ducati memberikannya subframe belakang titanium, komponen bodi serat karbon, baterai kompak, velg Marchesini tempa, rangka monocoque aluminium, dan swingarm aluminium satu sisi.
Bobotnya 496 pon tanpa bahan bakar, tangki 5,8 galon, dan menggunakan ban Pirelli Diablo Rosso IV Corsa 120/70 depan dan 190/55 belakang.
Jok yang dapat disetel berada di ketinggian 33,1 hingga 33,9 inci, sementara jok aksesori memperluas rentang dari 31,9 hingga 35 inci.
Mesin Desmosedici Stradale mengubah karakter RS dibandingkan dengan mesin Granturismo 1.158cc pada Multistrada V4 biasa.
Mesin ini berputar lebih tinggi, menghasilkan tenaga puncak di putaran atas, dan menggunakan kopling kering multiplate yang memberikan sensasi mekanis khas Ducati.
Knalpot titanium Akrapovič mengeluarkan suara yang menggelegar, sementara transmisi enam percepatan bekerja dengan Ducati Quick Shift 2.0 untuk perpindahan gigi tanpa kopling.
Terdapat lima mode berkendara: Race, Sport, Touring, Urban, dan Wet, dengan pengaturan tenaga Full, High, Medium, dan Low.
Mode Low membatasi tenaga hingga 114 hp dengan respons yang lebih lembut.
Ducati Traction Control, Engine Brake Control, Wheelie Control, kalibrasi ban otomatis, vehicle hold control, dan Bosch Cornering ABS membantu mengendalikan tenaga.
Sasisnya juga serius: fork Öhlins 48mm yang dapat disetel penuh dan shock belakang TTX36 memberikan travel 6,7 inci di kedua ujung, dengan kontrol elektronik Smart EC 2.0.
Pengendara dapat memilih strategi suspensi Track, Dynamic, Touring, atau Low Grip secara independen dari mode berkendara.
Rem depan menggunakan cakram ganda 330mm dengan kaliper monobloc Brembo Stylema empat piston, dan rem belakang cakram 280mm dengan kaliper dua piston.
Meski sarat perlengkapan, RS tetap mempertahankan kepraktisan Multistrada.
Setangnya tetap tegak, meski lebih rendah dan sempit dari versi standar, sementara pijakan kaki dinaikkan dan dimundurkan untuk jarak bebas tikungan.
Subframe titanium masih dapat menopang penumpang dan menerima top case untuk perjalanan akhir pekan.
Perlengkapan standar meliputi adaptive cruise control, blind-spot detection, navigasi peta penuh, layar TFT 6,5 inci, Ducati Connect, lampu LED penuh, lampu cornering, self-canceling indicator, keyless ignition, kontrol backlit, port USB, dan soket 12 volt.
Grip panas, TPMS, lampu tambahan, dan tutup tangki hands-free tersedia sebagai opsi. Ducati memberikan garansi dua tahun tanpa batas jarak tempuh.
Tentu saja, ada kompromi. Harga adalah yang paling jelas.
RS juga menukar fokus touring yang santai dari V4 biasa dengan kepribadian yang lebih keras dan agresif, serta ban jalan raya membuatnya kurang cocok untuk off-road.
Perawatannya lebih rumit daripada Multistrada bermesin Granturismo, meski interval servis oli tetap 9.000 mil atau 24 bulan dan pemeriksaan celah katup setiap 18.000 mil.
Kemewahan sejati dari Multistrada V4 RS bukanlah kelembutan, melainkan kemampuan untuk terus melaju.
Pelindung angin, proporsi lapang, suspensi yang dapat disetel, sistem radar, dan cruise control menjaga energi pengendara di antara jalan-jalan menarik, sehingga performa tetap berarti lebih dari sekadar beberapa mil yang mendebarkan.
Dengan harga $39.995, ini adalah jawaban ekstravagan untuk pertanyaan yang jarang bisa dijawab motor lain. Namun, ia membuktikan bahwa kecepatan serius tidak harus datang dengan batas waktu.
