Smart #2 terungkap lewat dokumen regulasi China. Mobil listrik perkotaan ini punya motor 80 hp dan jarak tempuh 300 km WLTP, hampir dua kali lipat Fortwo.
Smart #2, penerus Fortwo, akhirnya terungkap lebih awal lewat dokumen regulasi yang dipublikasikan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT).
Dokumen tersebut membeberkan seluruh detail mobil listrik perkotaan ini, jauh sebelum debut resminya di Paris Motor Show pada Oktober mendatang.
Beberapa hari sebelumnya, Smart memang sudah memberi kode dengan mural artistik di berbagai kota besar dunia.
Namun, publikasi MIIT membuat proses teasing itu terasa sia-sia karena semua informasi kini sudah terbuka.
Kembalinya Smart ke Segmen City Car
Smart #2 menandai kembalinya merek ini ke segmen city car setelah vakum cukup lama.
Model ini dikembangkan di bawah joint venture antara Mercedes-Benz dan Geely, dan hanya akan dijual dalam versi listrik murni.
Secara desain, versi produksi sangat mirip dengan Concept #2 yang debut pada April 2026.
Perbedaannya hanya pada roda yang lebih kecil dengan ban biasa, gril dan bumper yang disederhanakan, garis tutup kap mesin baru, grafis LED yang lebih redup, serta gagang pintu konvensional.
Pembeli bisa mempersonalisasi mobilnya dengan berbagai opsi, seperti cat dua warna, penutup gril ala konsep yang mirip koper, tambahan aerodinamis di body bawah, dan pilihan desain pelek.
Dimensi sedikit bervariasi antar varian, dengan panjang antara 2.751 hingga 2.764 mm.
Artinya, #2 lebih panjang 56-69 mm dari pendahulunya, tetapi jarak sumbu rodanya hampir sama, yaitu 1.875 mm.
Tenaga dan Jarak Tempuh
Smart #2 menggunakan arsitektur Electric Compact Architecture (ECA) khusus dari Geely dengan suspensi independen.
Motor listriknya berada di belakang dengan tenaga 80 hp (60 kW / 82 PS) dan kecepatan tertinggi dibatasi elektronik pada 140 km/jam.
Versi China memiliki bobot kosong 1.130 kg dan bobot kotor 1.315 kg. Baterainya menggunakan lithium iron phosphate (LFP) yang selnya diproduksi CATL dan perakitannya oleh Geely.
Smart mengonfirmasi target jarak tempuh WLTP 300 km (186 mil) dan CLTC 400 km. Angka ini hampir dua kali lipat dari EQ Fortwo yang sudah dihentikan.
Mobil ini juga mendukung Vehicle-to-Load (V2L) dan fast charging DC yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 20 menit.
Interior versi produksi belum terlihat, tetapi konsepnya menampilkan material premium dan fitur teknologi tinggi.
City car ini diperkirakan memiliki layar infotainment melayang, cluster instrumen digital, dan ventilasi udara melingkar. Belum jelas apakah kursi bangku ala konsep akan dipertahankan.
Produksi Smart #2 akan dilakukan di China dan akan dipasarkan ke berbagai negara, termasuk Eropa, setelah debutnya di Paris Motor Show.
Harga akan diumumkan mendekati peluncuran dan kemungkinan bervariasi di tiap wilayah karena tarif impor.
