Volkswagen akan meluncurkan Amarok generasi baru untuk Amerika Selatan pada 2027. Truk ini diduga memakai basis dari mitra China, SAIC, dengan versi plug-in hybrid bertenaga lebih dari 470 hp.
Volkswagen sedang mengembangkan generasi terbaru dari pikap Amarok yang ditujukan untuk pasar Amerika Selatan.
Truk ini dijadwalkan hadir pada 2027 dan akan diproduksi di pabrik General Pacheco di Argentina.
Menurut laporan Motor1 Brazil, generasi baru ini kemungkinan besar akan berbagi platform dengan Maxus Interstellar X dari SAIC, mitra lama Volkswagen di China.
Ini berarti Amarok baru akan memiliki sedikit kemiripan dengan pendahulunya.
Dua Amarok dengan Basis Berbeda
Saat ini, ada dua generasi Amarok yang beredar.
Generasi kedua yang dijual global berbasis pada Ford Ranger, sementara Amerika Selatan masih memproduksi generasi pertama yang diluncurkan pada 2010.
Dengan basis baru dari SAIC, Amarok untuk Amerika Selatan akan benar-benar berbeda dari versi global. Ini menunjukkan strategi Volkswagen untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar regional.
Desain Baru yang Lebih Modern
Foto teaser menunjukkan Amarok baru memiliki desain depan yang sepenuhnya baru, dengan light bar LED selebar penuh dan dua DRL tambahan di dekat garis kap mesin.
Gril depan dibuat lebih ramping dengan dua bilah horizontal.
Dari samping, terlihat kaca spion berbentuk persegi, lengkungan roda yang kotak, gagang pintu yang kokoh, jendela bersudut, dan rel atap yang menonjol.
Bagian belakang juga akan didesain ulang total.
Tenaga Hibrida hingga 470 HP
Volkswagen telah mengonfirmasi bahwa Amarok generasi baru akan memiliki elektrifikasi dan menjadi yang paling bertenaga.
Motor1 Brazil melaporkan bahwa varian tertinggi bernama 800 TSI akan menggunakan plug-in hybrid dengan tenaga lebih dari 470 hp dan torsi 800 Nm.
Dengan tenaga sebesar itu, truk ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari lima detik.
Penggerak semua roda juga diharapkan hadir pada varian ini.
Selain versi hybrid, mesin diesel turbo juga kemungkinan tetap ditawarkan, mengingat Maxus Interstellar X sudah memiliki opsi mesin diesel 2.5 liter.
