Li Auto akan meluncurkan SUV listrik flagship i9 pada 16 September. Mobil ini punya kursi berputar, jarak sumbu roda 3.168 mm, dan baterai 120 kWh.
Li Auto secara resmi mengumumkan akan menggelar acara peluncuran pada 16 September untuk memperkenalkan model flagship terbarunya, i9.
CEO Li Auto, Li Xiang, membagikan sekilas interior i9 yang menampilkan konfigurasi kursi berputar yang memungkinkan penumpang duduk berhadapan.
i9 merupakan model kedua dalam seri 'Home' perusahaan, setelah Li Auto Mega Home.
Menurut data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT), i9 adalah SUV listrik murni berkapasitas enam penumpang.
Dimensinya panjang 5.225 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.752 mm, dengan jarak sumbu roda 3.168 mm.
Dari segi performa, i9 dilengkapi dengan dua motor listrik.
Motor depan menghasilkan tenaga maksimum 150 kW (201 hp), sedangkan motor belakang menghasilkan 250 kW (335 hp).
Kendaraan ini menggunakan paket baterai lithium-ion terner.
Sel baterai dipasok oleh Sunwoda dan CATL, sementara perakitan akhir baterai dilakukan oleh Li Auto.
Dengan paket baterai 120 kWh, kendaraan ini diperkirakan mencapai jarak tempuh CLTC lebih dari 800 km (648 km WLTP).
Strategi Baterai Li Auto
Li Auto telah mengumumkan akan menghentikan penggunaan baterai CATL dan mulai menggunakan baterai hasil pengembangan sendiri.
Sunwoda dan CALB akan memproduksi baterai tersebut.
Menurut rencana Li Auto, mirip dengan Mega generasi baru yang baru saja diluncurkan, i9 akan terlebih dahulu mengirimkan versi dengan baterai CATL, diikuti oleh versi dengan baterai bermerek Sunwoda.
Tahun lalu, Li Auto mengalami dua kemunduran terkait baterai.
i8 yang diluncurkan tahun lalu hadir dengan baterai CATL dan Sunwoda dengan harga yang sama dan dikirim secara acak.
Karena protes pelanggan, Li Auto akhirnya menghentikan versi Sunwoda.
Belakangan, i6 diluncurkan dengan versi CATL dan Sunwoda; versi CATL memerlukan waktu tunggu yang lama, sedangkan versi Sunwoda tersedia dan disertai garansi tambahan senilai 3.999 yuan (600 USD), namun pelanggan tetap memilih versi CATL.
Akibatnya, Li Auto akhirnya memutuskan untuk tidak lagi membiarkan pembeli memilih baterai CATL.
