otomotif1.com

Hyundai Bayon Generasi Kedua Debut di India dengan Desain Kotak dan Kokpit Digital

Sketsa resmi Hyundai Bayon generasi kedua dengan desain kotak
Hyundai Bayon Generasi Kedua Debut di India dengan Desain Kotak dan Kokpit Digital

Hyundai Bayon generasi kedua akan debut di India dalam beberapa pekan. Desain lebih kotak, interior mengadopsi kokpit digital i20, dan akan menyasar Eropa.

Ukuran teks

Hyundai bersiap meluncurkan generasi kedua Bayon, SUV subkompak yang berbagi platform dengan hatchback i20.

Model baru ini akan debut di India dalam beberapa pekan ke depan, kemungkinan dengan produksi lokal.

Setelah itu, Bayon akan menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Eropa dan Timur Tengah.

Namun, model ini tidak diharapkan masuk Amerika Utara yang tetap mengandalkan Venue.

Desain Lebih Kotak dengan Bahasa Art of Steel

Sketsa resmi Hyundai menunjukkan perubahan gaya signifikan dibandingkan pendahulunya yang bergaya hatchback.

Bayon generasi kedua tampil lebih kotak dengan bahasa desain Art of Steel.

Elemen menonjol meliputi lampu LED terpisah, skid plate besar, fender berotot, dan garis pinggang yang menanjak.

Perubahan arah ini sejalan dengan i20 baru yang debut di Amerika Selatan beberapa bulan lalu dan telah berubah menjadi crossover hatchback.

Selain itu, pembeli cenderung menyukai desain tangguh, bahkan untuk kendaraan yang hanya digunakan di perkotaan.

Kokpit Digital dan Opsi Powertrain

Di dalam kabin, kokpit digital tampaknya diadopsi dari generasi baru Hyundai i20.

Hatchback tersebut hadir dengan dua layar 12,3 inci, setidaknya pada trim spesifikasi tinggi.

Hyundai tetap mempertahankan kontrol fisik, dengan tiga tombol rotary tradisional di konsol tengah.

Di bawah kulit, Bayon diperkirakan mengusung evolusi arsitektur saat ini.

Opsi powertrain dapat mencakup bensin, CNG, dan unit mild-hybrid, meskipun ketersediaannya bergantung pada wilayah.

Model saat ini menggunakan mesin turbo 1,0 liter tiga silinder, yang dikabarkan akan diganti dengan unit mild-hybrid 1,2 liter di Eropa dan mesin non-elektrifikasi 1,5 liter di India.

Dalam hal posisi pasar, Bayon kemungkinan berada di atas Exter dan Venue, serta di bawah Creta di jajaran India.

Di Eropa, model ini akan mengisi celah antara Inster yang lebih kecil dan sepenuhnya elektrik dengan Kona yang lebih besar, tepat di jantung segmen B-SUV.

Informasi lebih lanjut tentang SUV subkompak ini diperkirakan akan terungkap dalam beberapa pekan mendatang menjelang debutnya.

Nama Bayon sendiri terinspirasi dari Bayonne, sebuah kota di wilayah Basque Prancis yang dikenal dengan arsitektur abad pertengahannya.

Update Terbaru

Lihat semua