Data Golden Week menunjukkan efisiensi baterai swap Nio tiga kali lipat Flash Charging BYD, dengan rata-rata 44 swap per stasiun versus 15,5 pengisian per stasiun.
Libur Golden Week menjadi ujian terbesar bagi infrastruktur pengisian kendaraan listrik di China.
Data dari BYD dan Nio selama periode tersebut mengungkap perbedaan efisiensi yang signifikan antara layanan Flash Charging dan battery swapping.
Perbandingan Kinerja Jaringan
BYD mengoperasikan 12.165 stasiun Flash Charging dan melayani lebih dari 1,22 juta sesi pengisian selama liburan.
Pada hari tersibuk, jaringan BYD melayani 188.344 kendaraan, dengan rata-rata 15,5 sesi pengisian per stasiun.
Sementara itu, Nio memiliki 4.168 stasiun battery swapping dan pada hari puncak melayani 183.664 swap.
Rata-rata per stasiun Nio mencapai 44 swap per hari, sekitar tiga kali lipat rata-rata BYD.
Stasiun Nio tersibuk mencatat 211 swap dalam sehari, sedangkan stasiun BYD tersibuk melakukan 160 pengisian.
Waktu sesi puncak di stasiun Nio adalah 6 menit 49 detik per swap, sedangkan BYD 9 menit per pengisian.
Jaringan Terbuka vs Tertutup
Hukum China melarang jaringan pengisian eksklusif, sehingga fasilitas pengisian dari produsen mana pun harus terbuka untuk kendaraan merek lain.
BYD menyediakan setengah konektor Flash Charging untuk semua kendaraan dan setengahnya lagi khusus untuk model BYD.
Namun, tidak semua model BYD mendukung flash charging, sehingga pengisian daya bisa terhambat jika charger ditempati model lama yang tidak kompatibel.
Di sisi lain, belum ada model lain yang bergabung dengan jaringan battery swapping Nio, sehingga stasiun swap efektif menjadi jaringan eksklusif untuk kendaraan Nio.
Kondisi ini membuat efisiensi pengisian energi Nio secara keseluruhan menjadi tiga kali lipat dibandingkan Flash Charging BYD.
