Xpeng G9L resmi diluncurkan di delapan negara Eropa dengan harga mulai 83.850 dolar AS. Model ini menjadi kendaraan keempat Xpeng yang diproduksi di pabrik Magna, Graz, Austria.
Xpeng G9L resmi diluncurkan di Eropa dengan harga sekitar 75.000 euro atau setara 83.850 dolar AS.
Crossover listrik berukuran besar ini menjadi model keempat Xpeng yang diproduksi di pabrik Magna di Graz, Austria.
Unit praproduksi pertama G9L menempuh perjalanan 1.324 km dari Graz ke Paris untuk mengikuti Paris Motor Show 2026.
Peluncuran resmi mencakup delapan negara: Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Norwegia, Denmark, Swedia, dan Austria.
Harga di Delapan Negara Eropa
Di Prancis, G9L dibanderol 74.990 euro atau 83.850 dolar AS.
Harga di Jerman 74.600 euro atau 83.375 dolar AS, sedangkan di Belanda 76.990 euro atau 86.045 dolar AS.
Untuk Belgia, harga dipatok 74.990 euro atau 83.850 dolar AS. Di Norwegia, G9L dijual 749.900 NOK atau 78.315 dolar AS.
Denmark menetapkan harga 639.995 DKK atau 95.690 dolar AS.
Swedia memasang harga 849.900 SEK atau 84.760 dolar AS, sementara Austria 75.600 euro atau 84.490 dolar AS.
Norwegia menjadi pasar dengan harga terendah karena bukan bagian dari Uni Eropa.
Sebagai perbandingan, Xpeng G9 reguler di pasar lokal Norwegia dibanderol 461.943 hingga 649.900 NOK atau 48.240 sampai 67.870 dolar AS.
Dengan demikian, G9L yang berukuran lebih besar tampil lebih mahal dibanding G9 reguler.
Spesifikasi dan Fitur G9L untuk Eropa
Di China, G9L hanya tersedia dengan dua baris kursi.
Namun untuk Eropa, mobil ini hadir dengan tiga baris kursi dan dua varian tata letak, yakni enam dan tujuh tempat duduk.
Artinya, Xpeng tidak berencana menghadirkan crossover GX yang lebih besar ke pasar Eropa.
G9L memiliki dimensi 5.120/1.999/1.788 mm dengan jarak sumbu roda 3.100 mm.
G9L versi Eropa dibekali baterai ternary NMC 106,7 kWh sebagai standar. Jangkauan WLTP mencapai 553 hingga 591 km, bergantung pada tipe penggerak.
Varian RWD entry-level berakselerasi 0-100 km/jam dalam 7 detik. Versi AWD membutuhkan 4,9 detik untuk capaian yang sama.
Berkat sistem kemudi roda belakang, radius putar G9L kurang dari 5,5 meter. Sistem tegangan tinggi 800V memungkinkan pengisian daya hingga 80% dalam 12 menit.
Interior G9L mengadopsi kluster instrumen 8,8 inci, layar tengah 17,3 inci, dan layar atap 21,4 inci.
Ada pula layar kontrol belakang 8 inci serta head-up display augmented reality.
Mobil ini mengintegrasikan interaksi suara enam zona dan Google Maps terintegrasi. Tersedia kulkas built-in berkapasitas 12,5 liter.
Bagasi G9L menawarkan 466 liter, sementara frunk menyediakan tambahan 109 liter. G9L juga mampu menarik beban hingga 2.000 kg.
Fitur lain adalah sistem mengemudi terbantu NGP yang ditenagai Model VLA 2.0 dan diadaptasi untuk jalan Eropa.
Sistem ini hadir standar dengan L2 ADAS yang diklaim mampu menangani perjalanan jarak jauh dan parkir di berbagai skenario.
Menurut China EV DataTracker, Xpeng menjual 241.111 unit dari Januari hingga Agustus 2026, turun 10,5% year-on-year.
Pabrikan asal Guangzhou itu menargetkan penjualan 600.000 kendaraan hingga akhir tahun.
Artinya, Xpeng perlu menjual sekitar 89.750 unit per bulan selama empat bulan berikutnya.
