BMW Seri 3 versi China punya wheelbase nyaris menyamai Seri 5 Amerika. Data MIIT juga mengungkap varian 325L dan 330L dengan tenaga lebih besar.
BMW Seri 3 versi China hadir dengan ukuran yang jauh lebih panjang dibanding versi Eropa atau Amerika Serikat.
Data di situs Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) menunjukkan sedan ini memiliki wheelbase 2.970 mm.
Angka itu hanya berselisih 25 mm dari wheelbase BMW Seri 5 yang dijual di Amerika.
Panjang keseluruhan BMW Seri 3 China mencapai 4.865 mm, atau 110 mm lebih panjang dari Seri 3 versi Barat.
Sebagai pembanding, Seri 5 Amerika memiliki panjang 5.060 mm dan wheelbase 2.995 mm.
Varian 325L dan 330L
BMW belum merilis resmi sedan ini, tetapi dokumen MIIT menyebut dua varian, yakni 325L dan 330L.
Huruf L menandakan bodi yang lebih panjang dibanding versi Barat.
Keduanya memakai mesin 2.0L turbo empat silinder.
Varian dasar 325L menghasilkan 231 hp dengan kecepatan maksimum 233 km/jam.
Sementara 330L menawarkan 283 hp dan dibatasi di 250 km/jam.
Tenaga kedua varian China ini lebih besar dari versi Barat.
Seri 3 dasar Eropa, yakni 320, hanya menghasilkan 208 hp, sedangkan versi Amerika terendah adalah 330 dengan 255 hp.
BMW Seri 3 China diproduksi di Shenyang melalui joint venture BMW-Brilliance.
Dari banyak sudut, tampilannya sulit dibedakan dari versi Barat.
Desainnya mengikuti bahasa desain yang pertama muncul pada i3 listrik.
Namun semua Seri 3 bensin tetap memakai platform CLAR versi pembaruan, bukan arsitektur Neue Klasse milik EV.
Seri 3 China juga memakai gagang pintu konvensional, berbeda dari model China lain yang mulai meninggalkan gagang tersembunyi.
Perubahan itu terkait regulasi keselamatan yang akan berlaku.
Tidak ada penyebutan varian M350 xDrive bertenaga 437 hp dalam dokumen MIIT.
Kemungkinan varian itu tidak ditawarkan karena aturan pajak China memberatkan mesin besar.
Pajak konsumsi 5 persen untuk mesin hingga 2.0L naik menjadi 9 persen untuk mesin 2.0-2.5L.
Mesin 3.0L pada M350 akan dikenai tarif 12 persen.
