Senada dengan optimisme Hartono, Sandra Pohar, CEO dealer PT Gran Cipta Cerlang, percaya bahwa layanan purna jual yang sangat baik dari VinFast adalah aset besar.
“Pembeli kendaraan listrik di Indonesia mengkhawatirkan potensi masalah dan layanan VinFast menanamkan kepercayaan diri atas kepemilikan mobil mereka,” kata Sandra Pohar, menyoroti pentingnya kepuasan pelanggan dan loyalitas merek.
“Kalau kita sebagai dealer menjual banyak mobil tapi layanan purna jualnya buruk, kita akan kehilangan pelanggan. Dengan layanan purna jual VinFast, kita tidak perlu khawatir akan hal itu,” ujar Sandra Pohar seraya menutup obrolnnnya.
Pohar, Hartono, dan perwakilan dari Gallarie Setia Utama memuji komitmen jangka panjang VinFast untuk Indonesia, terlihat dari investasi pabrik mereka senilai 200 juta dolar AS. Komitmen ini juga mencakup kemitraan dengan perusahaan lokal untuk membangun jaringan pengisian daya nasional, sehingga memfasilitasi pengisian daya yang nyaman bagi pelanggan.
Pohar menambahkan pendekatan strategis VinFast juga dapat meningkatkan kepercayaan pada pasar. “Perusahaan lain yang baru memasuki pasar Indonesia biasanya tidak berinvestasi banyak. Pasar Indonesia telah melihat bahwa VinFast sangat serius untuk berbisnis di sini dalam jangka panjang,” ujar Pohar.
Secara keseluruhan, dealer-dealer Indonesia yakin bahwa kombinasi produk berkualitas, kemitraan strategis, dan pendekatan yang berpusat pada pelanggan VinFast akan membuka jalan bagi kesuksesan mereka di pasar mobil listrik Indonesia yang kompetitif.
Namun, menawarkan harga yang kompetitif tetap penting bagi produsen mobil Vietnam untuk benar-benar menaklukkan pasar dan dompet masyarakat Indonesia.
Menurut VinFast, dealer Indonesia diperkirakan akan mulai menjual model VF 5, VF e34, VF 6, dan VF 7 akhir tahun ini setelah peluncuran resminya di pasar.
Detail harga dan penjualan, termasuk waktu pemesanan dan kebijakan purna jual, akan diumumkan secara resmi pada paruh pertama tahun 2024. VinFast berencana memperluas jaringan distribusi kendaraan listriknya tahun ini hingga mencakup kota-kota besar di Indonesia.
