Honda Africa Twin Adventure Sports ES menjadi motor adventure full-size paling praktis berkat keseimbangan antara kemampuan off-road dan kenyamanan harian.
Motor adventure full-size seharusnya menjadi kendaraan serba bisa. Namun, banyak model justru terlalu ekstrem: tinggi, berat, mahal, dan sulit dikendarai sehari-hari.
Padahal, pilihan paling cerdas untuk kebanyakan orang adalah motor yang mampu menempuh jalan tol, melewati jalan rusak, membawa penumpang dan barang, tanpa membuat setiap perjalanan terasa seperti petualangan berat.
>>> Sengketa BYD Blade Battery 2.0 Memanas, Blogger Klaim Dilaporkan ke Polisi
Masalah Praktikalitas pada Adventure Bike Besar
Motor adventure menjual mimpi yang menarik: satu motor untuk semua jalan, jangkauan jauh, posisi berkendara tegak, dan tampang gagah.
Namun, semakin besar motornya, semakin terasa realita kepemilikan yang membosankan. Anda tetap harus memarkir, mengisi bensin, berangkat kerja, dan berkendara di tengah hujan.
Fokus off-road yang berlebihan tidak selalu lebih berguna. Ban off-road, suspensi tinggi, dan pengaturan khusus tanah memang berguna jika sering melewati bebatuan dan pasir.
Namun, di aspal, handling, pilihan ban, dan kenyamanan berkendara lebih sering diuji. Bagi banyak pengendara, motor yang tampak paling mumpuni belum tentu paling nyaman digunakan sehari-hari.
Argumen praktikalitas menjadi menarik di sini.
Pengendara yang lebih sering melintasi jalan tol dan jalan rusak di kota mungkin tidak butuh versi paling off-road.
Mereka butuh motor yang tetap punya kredibilitas petualangan, tetapi dengan pengaturan yang sesuai dengan jarak yang sebenarnya ditempuh.
