Rifky banyak menggunakan produk aftermarlet asal Thailand dan mengunakannya hingga 75% pada motor modifikasinya.
Ia mengganti cover bak cvt bawaan dengan merk Tanutong CNC Billet Thailand, di beberapa bagian juga Ia menggunakan Tanutong mulai dari tutup oli, keongan, tutup handle, dan bracket.
Penggunaan produk Thailand sendiri mencapai 75% dari part aftermarket yang digunakan pada ubahan part.
Pemilihan produk Thailand juga bukan tanpa alasan. Menurut Rifky, pengerjaan cnc pada produk Thailand lebih halus dan memiliki karakter pada guratan mesinnya.
Di beberapa bagian juga Ia menggunakan asesoris Morin untuk foot step, cover kunci dan beberapa bagian yang di combine dengan merk lain seperti pada selang udara yang di combine dengan part Tanutong.
Penggunaaan merk RSV racing juga Ia lakukan yang di aplikasikan pada thumber brake, arm, stang, bottom shock depan. Sedangkan pada knalpot Ia menggunakan merk SC moto.

Knalpot SC moto terpasang pada Yamaha XMax modifikasi|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. SonnyWibz
Pada kaki-kaki di sematkan velg MFZ racing ukuran Depan 15 x 3.5 inches, Belakang 14 x 4 inches dan Pirelli Diablo Rosso turut melekat pada ban dengan ukuran ban Depan 120/70 rim15, dan Belakang 150/70 rim14.
Disain airbrush tampak mendominasi livery dengan menampilkan warna putih dengan striping merah dan pada bagian fairing depan dibalut dengan warna hitam yang di kombinasikan dengan striping ungu.
Rifky mengklaim bahwa motor Yamaha XMax miliknya masih bisa dipakai untuk penggunaan harian namun Ia tidak merekomendasikan motor yang sudah di modifikasi untuk dipakai turing jarak jauh.
