Chery Group cetak rekor pengiriman internasional naik 102,4% pada April 2026. Permintaan kendaraan energi baru melonjak, tren EV compact dan hybrid juga mulai diminati konsumen Indonesia sebagai solusi mobilitas masa depan.
Otomotif1.com l – Chery Group membukukan kinerja luar biasa pada April 2026 dengan total pengiriman kendaraan mencapai 251.386 unit atau tumbuh 25,2% dibanding tahun sebelumnya (YoY).
Pencapaian yang paling menonjol datang dari pasar internasional, di mana volume pengiriman melonjak tajam hingga 102,4% YoY menjadi 177.573 unit, sekaligus mencetak rekor baru pengiriman bulanan tertinggi bagi merek asal Tiongkok ini di kancah global.
Pertumbuhan signifikan ini didorong kuat oleh permintaan kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) yang mencapai 100.276 unit, naik 63,8% YoY. Hal ini meneguhkan posisi Chery sebagai pemain utama dalam transformasi elektrifikasi dunia melalui strategi “New Energy + New Fuel” serta pendekatan menyeluruh yang mencakup mesin konvensional (ICE), hibrida, hingga kendaraan listrik murni (EV).

Chery juga mempertegas arah transformasinya yang diperkuat melalui kerja sama strategis dengan berbagai perusahaan teknologi global seperti NVIDIA, Qualcomm, dan CATL untuk pengembangan intelligent mobility|sny-otomotif1.com|Foto: Dok. Wibz
"Lonjakan permintaan terhadap produk NEV kami, terutama model seperti Fulwin T9L, Luxeed V9, dan All-new QQ3, menunjukkan bahwa arah teknologi Chery sejalan dengan kebutuhan pasar global. Khususnya All-new QQ3 yang mencatat 13.612 unit pengiriman di bulan pertama, membuktikan bahwa compact EV menjadi solusi mobilitas yang diminati karena desain ikonik dan efisiensinya," ujar Juru Bicara Chery Indonesia.
Sepanjang periode Januari–April 2026, total pengiriman Chery Group menyentuh angka 853.098 unit (+3,9% YoY), dengan 570.884 unit di antaranya dikirim ke pasar luar negeri (naik 66,3% YoY). Angka ini mengukuhkan posisi Chery sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan volume ekspor tertinggi. Basis pengguna Chery global kini juga telah menembus angka 19,38 juta pengguna, termasuk lebih dari 6,41 juta pengguna di pasar internasional.
