Dana Rp1,02 Triliun Mengalir ke Bendungan Megah Sulawesi Barat- Dibangun DAM Pertama di Sulbar Janjikan Kesejahteraan Warganya?

Dana Rp1,02 Triliun Mengalir ke Bendungan Megah Sulawesi Barat- Dibangun DAM Pertama di Sulbar Janjikan Kesejahteraan Warganya?

Dana Rp1,02 Triliun Mengalir ke Bendungan Megah Sulawesi Barat- Dibangun DAM Pertama di Sulbar Janjikan Kesejahteraan Warganya?-UNPLASH-

Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan Daerah Irigasi (DI) seluas 3.577 hektar di sekitarnya.

Kepala BWS Sulawesi III, Dedi Yudha Lesmana, menjelaskan bahwa proses konstruksi bendungan Budong-Budong dimulai pada 8 Desember 2020.



Meskipun demikian, pengerjaan konstruksi bendungan secara langsung baru dimulai pada bulan September 2023.

Saat ini, proyek pembangunan masih berada dalam tahap penyelesaian, dengan progres fisik mencapai 27%.

"Pembangunan bendungan pertama di Sulawesi Barat ini masih dalam tahap penyelesaian konstruksi dengan progres fisik 27%," ujarnya.





×

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Bendungan Budong-Budong dikerjakan oleh kontraktor PT. Abipraya-Bumi Karsa, KSO, sedangkan supervisinya ditangani oleh PT. Indra Karya - PT. Tuah Agung Anugrah - PT. Ciriajasa E.C, KSO.

Baca juga: Sumber Kehidupan! Kabupaten Karo Ternyata Tersimpan Keindahan Alam Memukau Bikin Candu Para Wisatawan Sekaligus Kembangkan Sektor Pertanian, Wajib Tau Nih!

Baca juga: Potensi Kabupaten Toba Samosir Bikin Geleng-geleng Kepala, Digadang Berhasil Produksi Padi dan Jagung Hingga Rempah, Coba Tebak Rahasianya!

Baca juga: 4 Kabupaten Paling Bikin Gerah di Kalimantan Timur, yang Biasa Tinggal di Tempat Dingin Pasti Bakalan Emosi Kepanasan

Total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp1,02 triliun, mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur yang kokoh dan berkelanjutan.

Selain sebagai bendungan, Budong-Budong juga memiliki potensi untuk menyediakan air baku hingga 410 liter/detik.

Hal ini menjadi sumber daya yang berharga, terutama bagi Kabupaten Mamuju Tengah yang sedang mengalami perkembangan pesat.

Diperkirakan, kebutuhan air untuk kegiatan pertanian dan industri di wilayah ini akan semakin meningkat, sehingga keberadaan Bendungan Budong-Budong akan menjadi aset vital bagi kemajuan daerah tersebut.

lanjutan,

Sumber:


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya

vidstr