
Setiap unit mesin yang diserahkan kepada sekolah menjadi sarana praktik para peserta didik untuk mengasah keterampilan baik membongkar maupun memasang kembali komponen mesin tersebut. Sebagai suplemen teori dan panduan, Wuling turut memberikan service manual dan modul pembelajaran berupa buku kurikulum yang akan membantu para pelajar memahami seluruh komponen inti serta fungsi mesin yang digunakan.
Wuling mengawali rangkaian program Wuling Bakti Pendidikan tahun ini dengan memberikan mesin kepada sejumlah sekolah kejuruan dan universitas di provinsi Jawa Tengah yang direalisasikan melalui seremoni penyerahan yang bertempat di SMKN 2 Salatiga pada tanggal 26 Juni 2024. Ada sebanyak 120 unit mesin yang diberikan ke 98 sekolah kejuruan dan 2 universitas di Jawa Tengah.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Ainun Rojik mengungkapkan apresiasi terhadap program Wuling Bakti Pendidikan ini.

"Wuling telah membuat progres yang signifikan di daerah ini, membawa dunia vokasi ke arah yang lebih maju. Kerjasama dengan industri adalah sebuah keniscayaan dalam revitalisasi pendidikan vokasi. Tanpa melibatkan industri, pendidikan vokasi tidak akan efektif. Link and match antara industri dan vokasi sangat penting, dan industri harus menjadi partner dalam memajukan dunia vokasi, terutama di Jawa Tengah. Dengan bersinergi, Wuling dan SMK di Jawa Tengah akan semakin maju," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Wuling meneruskan program ini dengan acara penyerahan yang diselenggarakan di SMK Muhamadiyah Imogiri pada 27 Juni 2024 kepada 69 sekolah kejuruan dan 4 universitas di provinsi D.I. Yogyakarta. Tercatat total 120 unit mesin ICE disumbangkan kepada sekolah kejuruan dan universitas tersebut untuk keperluan studi dan praktik siswa di bidang otomotif.
