Otomotif1.com l— VinFast kembali menunjukkan performa agresif di pasar kendaraan listrik global. Dalam laporan keuangan tidak diaudit Q3 2025, produsen EV asal Vietnam ini mencatat pendapatan US$719 juta, tumbuh 47% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan pengiriman EV dan e-scooter yang melampaui ekspektasi pasar.
Pada kuartal ini, pengiriman EV mencapai 38.195 unit, naik 74% year-over-year, sementara total pengiriman sejak Januari–September mencapai 110.362 unit, meningkat 149% dibanding periode sama 2024.
Untuk e-scooter dan e-bike, pertumbuhan bahkan lebih fantastis: 120.052 unit di Q3, melejit 535% YoY.
Chairwoman VinFast, Madame Thuy Le, menyebut pencapaian ini bukan hanya hasil ekspansi cepat, tetapi juga konsumsi domestik yang semakin kuat.
“VinFast menjadi brand otomotif pertama yang menjual lebih dari 100.000 kendaraan di Vietnam dalam tiga kuartal pertama tahun ini. Kepemimpinan kami di pasar domestik, ditambah progres pesat di India dan Indonesia, menunjukkan kekuatan brand dan strategi ekspansi regional kami,” paparnya.
CFO VinFast, Lan Anh Nguyen, menambahkan, “Kuartal ini mencerminkan momentum operasional yang kuat, terutama lewat performa Green Series. Order backlog kami juga solid, memberi keyakinan tinggi terhadap kinerja kuartal berikutnya.”
VinFast tidak hanya mengandalkan peningkatan volume, tetapi juga membangun platform teknologi yang lebih modern, efisien, dan scalable untuk line-up EV masa depan.
